SuaraBogor.id - Hingga detik ini pihak kepolisian dari Polresta Bogor Kota belum juga bisa menangkap pelaku pembunuh Arya Saputra yakni ASR alias Tukul.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso meminta, kepada Tukul untuk menyerahkan diri untuk kebaikan bersama.
"Masih dilakukan upaya pengembangan. Kita tetap lakukan pengejaran dipimpin Kasat Reskrim beserta jajarannya. Kita tunggu nanti hasil pengungkapannya," kata Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, mengutip dari Metropolitan -jaringan Suara.com.
Menurut Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, berdasarkan hasil laporan yang diterimanya, hingga saat ini jajarannya terus melakukan pembuntutan dan pengejaran terhadap Tukul.
Sebab, pelaku utama pembacokan dalam kasus ini diketahui berpindah-pindah tempat, dari titik satu ke titik lainnya.
"Terakhir terdeteksi di sekitar Kota Bogor. (Sekarang) diluar Kota Bogor. Tetap kita lakukan pengungkapan dan pengejaran," ucap Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.
"Makanya kita bisa tahu bagaimana dia berpindah ke tempat-tempat lain, karena terus kita lakukan pengejaran. (Pelaku) Dia takut pasti," sambung dia
Pada kesempatan ini, Kapolresta meminta tersangka Tukul ini segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian, demi kebaikan semua pihak.
"Ya kita beritahukan kepada tersangka untuk segera menyerahkan diri, demi kebaikan semua pihak, ya untuk mematuhi terhadap hukum yang berlaku," ujar Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.
Baca Juga: Setengah Badan Tanpa Kepala Terbungkus Koper Merah, Sempat Dianggap Binatang
Sebelumnya, kasus Pembacokan Pelajar SMK Bogor, Arya Saputra (16), hingga tewas di Simpang Pomad, Cibuluh, Kota Bogor pada Jumat 10 Maret 2023, menemui titik terang.
Polisi berhasil membekuk dua dari tiga tersangka pelaku pembacokan sesama pelajar di Bogor.
Sedangkan satu pelaku lainnya, yakni eksekutor pembacokan dengan golok gobang, ASR (17), belum tertangkap alias Buron.
Berita Terkait
-
Setengah Badan Tanpa Kepala Terbungkus Koper Merah, Sempat Dianggap Binatang
-
Bersembunyi di Wilayah Bogor, Tersangka Kasus Penganiayaan di Palmerah Ditangkap
-
Warung Bakso di Puncak Buka Siang Hari Digerebek Warga, MUI Bogor Langsung Gelar Rakor
-
Jadwal Imsakiyah Bogor Jawa Barat Hari Ini Selasa 28 Maret 2023
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari