SuaraBogor.id - Partai Demokrat mengaku akan membahas dengan PKS soal masa depan Koalisi Perubahan yang dianggap sudah bubar karena keputusan sepihak Partai Nasdem.
Juru Bicara Parati Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut, keputusan pemilihan Cawapres ketua PKB Muhaimin Iskandar itu dianggap tidak menghormati kekokohan Koalisi.
"Bagi kami ini tentu bagian dari pengkhianatan Koalisi Perubahan. Karena komitmen kita kan setara dan sejajar sudah ada 6 Pasal di koalisi itu. Kita komunikasikan dengan baik, bukan malah bersekongkol atau diam-diam di belakang," papar Herzaky belum lama ini.
Keputusan itu, kata dia, akan dibahas lebih lanjut di majelis tinggi partai Demokrat. Sehingga ada titik temu arah partai Demokrat ke depan.
"Ini yang menjadi perhatian kami tentunya untuk masalah penyikapan ke depannya, kami akan membicarakannya di rapat majelis tinggi partai. Bicara koalisi, capres cawapres itu di majelis tinggi partai nanti," papar dia.
Menurutnya, partai Demokrat juga akan membahas dengan PKS yang merupakan bagian dari mantan Koalisi Perubahan untuk membahas Koalisi yang terlanjur bubar itu.
"Kalau dengan PKS teman teman kami juga akan berkomunikasi bagaimanapun kita masing-masing punya jalan," ungkap dia.
"Kami terus jalin komunikasi yang penting kami mengapresiasi dan menghormati langkah teman PKS bagaimana pun juga komunikasi dengan kami," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga: Angkat Bicara Usai Demokrat Cabut Dukungan, Anies: Pada Waktunya Ada Penjelasan
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jangan Terjebak Macet! Pahami Aturan Buka Tutup Jalur Puncak Jelang Idul Fitri
-
Siaga Satu Arah! Polisi Pantau 6 Titik Rawan Macet Puncak Jelang Sore Hari
-
Saat Teman Lain Belajar, Mereka Masih di Jalan: Kisah Siswa Bogor yang Tempuh 2 Jam Perjalanan
-
Simak Jadwal One Way dan Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini, Sabtu 14 Maret 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional