SuaraBogor.id - Campuran air dan gas alam menyembur dari dalam tanah di tengah pemukiman yang berada di Kampung Leuwikotok, Desa Pasirlanja, Kecamatan Sukaraja, Bogor. Hal ini rupanya disebabkan oleh aksi seorang warga ketika membuat sumur bor.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (11/10/2023) lalu pada pukul 15.30 WIB. Warga yang sedang berusaha mencari sumber air lalu melakukan pengeboran sumur hingga kedalaman 125 meter.
Sayangnya, sudah sampai di kedalaman tersebut, warga masih belum berhasil menemukan air. Setelah ditinggal untuk kembali ke rumah, warga dikejutkan dengan kemunculan gas alam bercampur dengan air dari lubang bor.
Tinggi semburan gas alam yang bercampur dengan air ini bahkan mencapai 3 meter. Diduga semburan tersebut disebabkan oleh bor yang dibuat oleh warga di kedalaman 125 meter ini.
Gas alam yang secara tiba-tiba muncul di tengah pemukiman Bogor ini langsung saja mengejutkan warga yang buru-buru melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.
Garis polisi langsung saja dipasang di lokasi kejadian. Selain itu, warga diminta untuk tidak berada di sekitar semburan gas alam. Beberapa warga yang rumahnya berada di area tersebut sudah diminta untuk menjauh dari lokasi.
Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor menyebut bahwa gas alam yang menyembur di tengah pemukiman Bogor ini rupanya adalah metana yang bisa menimbulkan kebakaran.
Namun, karena gas alam tersebut bercampur dengan air, maka dapat mengurangi bahaya yang mengancam. Hingga kini, semburan gas alam di tengah pemukiman Bogor masih terus dipantau untuk ditangani nantinya.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Bogor Terbaru, Catat Lokasinya
Berita Terkait
-
Viral Sumur Semburkan Gas Setinggi 20 Meter di Bogor, Puluhan Warga Mengungsi
-
Gandeng Anak Jokowi, Gerindra Kabupaten Bogor Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
-
Larang Masuk ke Area Perumahan, Wanita di Bogor Nekat Halangi Truk Pengangkut Sampah
-
Ahmad Muzani Beri Instruksi Khusus Untuk Kader Bogor, Rudy Susmanto: Hidup Mati Saya Untuk Prabowo
-
Pernah dapat Bantuan dari Pemprov Jateng, Gas Alam di Kabupaten Banjarnegara Ini Baru Bisa Layani 26 Warga
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 121 Kurikulum Merdeka
-
3 Spot Wisata Hits di Bogor Timur Buat Healing Tipis-Tipis Akhir Pekan
-
Siapa Bos di Balik 11 Nyawa Gurandil? Kapolda Jabar Beri Sinyal Seret Pemodal ke Meja Hijau
-
Tirta Kahuripan Bogor Kirim Alat Penjernih Air Canggih untuk Korban Bencana di Sumatera
-
UAS Hadir di Bogor Besok, Pemkab Traktir 11.000 Porsi Makan Gratis untuk Jamaah