SuaraBogor.id - Kota Bogor dalam waktu dekat ini akan terhubung dengan Sentul City lewat pembangunan jalan Ring Road (R2) di Kecamatan Bogor Utara.
Saat ini Pemerintah Kota Bogor tengah melakukan pembahasan lebih lanjut lagi kaitan Jalan R2 tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan bahwa peninjauan secara berkala lokasi jalan R2 dilakukan dari simpang Olympic, SBY Center tembus hingga ke Sentul City.
Tahapan dalam proses pembangunan jalan R2 sedang dikaji untuk masuk ke dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Bogor lima tahunan yang mulai disusun untuk periode 2024-2029.
Baca Juga: Ajang Promosi Budaya Daerah Mahasiswa, Closing Ceremony Gebyar Nusantara IPB 2023 Berlangsung Meriah
"Peninjauan lokasi lahan sudah dilakukan kembali kemarin bersama tim Dinas PUPR. Tahapan pembangunannya sedang dirancang juga," kata Syarifah.
Syarifah menjelaskan proyek pembangunan jalan R2 untuk pengembangan tiga wilayah, pertama di kawasan Olympic, Kecamatan Bogor Utara ada sekitar 30 hektare untuk pengembangan menjadi kawasan baru, kawasan SBY Center bisa gabung dengan kawasan Sentul dikembangkan jadi kawasan baru juga dan kemudian di wilayah Kecamatan Bogor Selatan Bogor Inner Ring Road (BIRR) di BNR.
Pengembangan wilayah dengan pembangunan akses jalan R2 bertujuan memberi akses keterhubungan satu dengan lainnya.
Panjang Jalan R2 kiri dan kanan ini sekitar 4,5 kilometer yang akan melintasi Kelurahan Cibuluh, Ciluar, Tanah Baru, dan Cimahpar.
Tujuan utama dari pengembangan wilayah ini adalah mengembangkan tingkat ekonomi warga Kota Bogor.
Baca Juga: Hadapi Persikabo 1973, RANS FC Target Perpanjang Trend Positif di Liga 1
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan tinjauan ke lokasi lahan jalan arteri R2 ini merupakan tindak lanjut dari penyelesaian jembatan R2 di aliran Ciluar yang sudah selesai dibangun.
Berita Terkait
-
Destinasi Libur Lebaran di Sentul City: Wisata Kuliner Hingga Petualangan Alam!
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman