SuaraBogor.id - Hujan dan angin kencang yang menerjang wilayah Kota Bogor, Jawa Barat menyebabkan papan reklame ukuran besar roboh, Kamis (30/11/2023).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara. Papan reklame roboh itu menimpa lapak sate dan dua sepeda motor.
Kepala BPBD Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan tidak ada korban luka maupun jiwa pada peristiwa tersebut dan para petugas sudah sedang mengangkat reklame dari lokasi peristiwa.
"Enggak ada korban, selamat tukang sate," ujarnya.
Theofilo menuturkan papan reklame itu roboh saat hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (30/11) sekitar pukul 15.30 WIB. Reklame tidak menimpa orang karena mereka sudah meneduh sejak hujan mulai deras dan angin kencang.
Papan reklame itu roboh menimpa lapak sate dan dua sepeda motor milik ojek daring dan pedagang sate.
Pada saat hujan deras dan angin kencang, kata dia, para pedagang dan pengendara bergegas berteduh di bangunan tak jauh dari lokasi kejadian.
Hingga pukul 18.12 WIB ini hujan dengan intensitas sedang dibarengi petir masih mengguyur Kota Bogor. [Antara]
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Siapkan Tiga Nama Calon Pengganti Bima Arya
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Flores NTT
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja