SuaraBogor.id - Sebanyak sepuluh pelajar diamankan di Gang Rubin, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Kesepuluh pelajar itu diamankan perseonel Polsek Sukmajaya lantaran terlibat tawuran dan membawa senjata tajam (Sajam).
Kapolsek Sukmajaya Kompol Margiono mengatakan, tawuran tersebut terjadi Sabtu (2/12/2023) dini hari sekira pukul 03.30 WIB.
Kesepuluh pelajar itu diamankan bermula ketika mereka jalan bergerombol dan memperlihatkan gerak-gerik mencurigakan.
“Benar sekitar jam 03.30 WIB Tim Patroli Presisi Polres Metro Depok mengamankan sekitar 10 remaja yang diduga selesai tawuran,” katanya, Sabtu (2/12/2023).
Mereka adalah MAD, JH, MRN, RHW, ML, ARA, RAR, MNA, SS, ASA, dan semuanya masih berstatus sebagai pelajar.
“Dari data yang kami dapat statusnya semua pelajar,” ujarnya.
Mereka akhirnya dibawa ke Polsek Sukmajaya karena kedapatan membawa senjata tajam. Ketika ditanya, barulah mereka mengaku baru saja selesai tawuran.
Kesepuluh remaja yang masih pelajar itu tergabung dalam geng bernama Blapin.
Baca Juga: Bawaslu Depok Waspadai Kecurangan Modus Pemilih Siluman di Pemilu 2024
“Diduga mereka pelaku tawuran berikut barang bukti dari piket SPK diserahkan ke piket reskrim,” ungkapnya.
Kapolsek mengatakan, sebelum tawuran mereka terlebih dulu janjian lewat media sosial. Setelah lokasi disepakati baru kedua kelompok bertemu dan terjadi tawuran.
“Janjian melalui media sosial IG. Nama kelompoknya Geng Blapin,” bebernya.
Motif mereka tawuran hanya untuk eksistensi. Mereka akan dilihat hebat jika sudah pernah terlibat tawuran, terlebih jika sampai bisa mengalahkan lawan.
“Motif tawuran iseng aja, untuk diakui kelompoknya,” katanya.
Saat ini 10 remaja itu masih diamankan di Polsek Sukmajaya. Mereka diminta keterangan lebih dalam mengenai tawuran tersebut. Barang bukti juga sudah diamankan.
Berita Terkait
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
7 Fakta Proyek Rp5 Triliun Akademi Olahraga Terbesar Dunia di Rancabungur Bogor
-
Puskesmas Cisarua Disorot: Obat BPJS Sering Kosong, Gaya Kepemimpinan 'Raja Kecil' Mencuat
-
Sport Center Terbesar di Dunia Hadir di Rancabungur, Bupati: Lompatan Besar Pembangunan Bogor Barat
-
Rancabungur Jadi Pusat Atlet Dunia, Kemenpora Siapkan Rp5 Triliun Bangun Akademi Olahraga di Bogor
-
4 Rekomendasi Lampu Sepeda Terbaik 2026 dan Harganya