SuaraBogor.id - Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada sebanyak 568.219 jiwa warga Bumi Tegar Beriman terkena dampak bencana alam selama tahun 2023.
Kepala Bidang Logitsik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan, sepanjang bencana alam tahun 2023 ada sebanyak 29 orang meninggal dunia.
Terdapat juga kata dia 31 orang mengalami luka-luka dalam bencana alam yeng terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tersebut.
"Total 165.808 Kartu Keluarga (KK) atau 568.219 jiwa terdampak bencana tersebut. Yang mana 568 KK diantaranya terpaksa mengungsi," kata Adam, dikutip dari Metropolitan -jaringan Suara.com.
Adam juga membeberkan bahwa ada 2.160 kasus bencana yang terjadi sepanjang tahun 2023 masuk kedalam 8 kategori bencana.
"Tanah longsor 487 bencana, banjir 87 bencana, kebakaran 49 bencana, angin kencang 699 bencana, kekeringan 643 kejadian, pergeseran tanah 44 peristiwa, gempa bumi 43 kejadian, dan 108 bencana masuk kategori yang lainnya," bebernya.
Dari 40 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor terdiri dari 348 Desa atau Kelurahan, ada 5.391 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat serta terancam.
"5 391 rumah rusak tersebut dibagi menjadi 3 kategori, diantaranya 3.910 rumah rusak ringan, 1.214 rumah rusak sedang, 267 rusak berat dan 744 rumah lainnya terancam," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia