SuaraBogor.id - Syahrul Ramadhan (24) dikabarkan hilang di Bukit Paniisan Sentul setelah sebelumnya melakukan solo tracking.
Pria yang disapa akrab Syahrul ini hilang di Bukit Paniisan Sentul tepatnya di Air Panas Paniisan, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Dia hilang usai melakukan solo tracking di Bukit Paniisan Sentul pada Minggu (25/2/2024).
Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat membenarkan hal tersebut dan menjelaskan kronologi singkat dari hilangnya korban bernama Syahrul Ramadhan (24).
Baca Juga: Rena Da Frina Sindir Jalan di Kabupaten Bogor, Burhanudin: Wilayah Kita Lebih Luas
“Korban melakukan solo trekking ke Bukit Paniisan melewati Jalur Gunung Pancar pada pukul 08.00 WIB, setelah itu pada pukul 11.00 WIB Korban berencana untuk turun, di perjalanan turun korban mulai keluar dari jalur trekking dan akhirnya tersesat,” kata Ade Hasrat.
“Pada pukul 15.00 WIB korban masih bisa menghubungi temannya via WhatsApp untuk memberikan informasi lokasi terakhir dan keadaannya saat ini, namun setelah pukul 16.00 WIB korban hilang kontak dikarenakan batre handphone korban dan korban sudah tidak bisa dihubungi sampai menjelang malam hari,” sambung dia.
Lanjut setelah menerima laporan terkait orang hilang (tersesat), tim SAR Gabungan kemudian melakukan penelusuran ke lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban.
Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB di Kampung Muara Bojong Koneng dengan kondisi selama di tengah hujan yang deras.
“Korban sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat dan saat ini sudah diserahkan kepada keluarganya,” tukasnya.
Baca Juga: Soroti Kasus Pencabulan Oknum Guru di Cigombong, KPAD Minta Sekolah Jangan Ambil Langkah Damai
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Destinasi Libur Lebaran di Sentul City: Wisata Kuliner Hingga Petualangan Alam!
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB