SuaraBogor.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat saat ini tengah menggelar Pasar Murah Ramadan di 11 kecamatan mulai dari 18-26 Maret 2024.
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, pasar murah di bulan suci Ramadan kali ini tujuannya untuk meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dan juga menekan inflasi.
"Supaya harga-harga tidak melambung tinggi. Kita melakukan pasar murah. Kita memberikan subsidi bahan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, sarden," ujar Imam.
Pada program ini Pemkot Depok memberikan subsidi sebesar 60 persen dari harga asli paket sembako yang diberikan. Yang harga awalnya Rp138 ribu menjadi Rp53 ribu.
"Warga yang mendapatkan bantuan ini ialah warga yang terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Untuk di Kelurahan Tugu ada 107 penerima manfaat," katanya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri mengatakan pasar murah merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.
Sebab, diketahui sejak menjelang Ramadhan harga-harga pangan naik dan cukup berimbas pada daya beli masyarakat.
"Pemerintah memberikan subsidi di setiap satu paket sembakonya, ini juga bagian dari upaya menekan inflasi dan mendorong keterjangkauan daya beli masyarakat," ujarnya.
Dikatakannya, pasar murah Ramadhan diadakan di 11 kecamatan mulai 18-26 Maret 2024.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Ramadan 19 Maret 2024 Untuk Wilayah Cianjur dan Sukabumi
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berupaya melakukan upaya menekan inflasi dari hulu ke hilir. Seperti pemantauan stok dan harga pangan selama Ramadhan, berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi terkait permintaan pasokan bahan pokok.
"Alhamdulillah ketersediaan bahan pokok aman, harga relatif terjangkau. Inflasi Depok saat ini 2,36 masih di bawah nasional," katanya. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Jangan Sampai Kehabisan! Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Dibuka, Cek Daftar Instansinya di Sini
-
File APK Palsu Kuras Rekening di Batang, Pakar Imbau Nasabah Waspada
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari