SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor harus mempertimbangkan berbagai hal jika ingin melakukan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puncak, Cisarua.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menegaskan, Pemkab Bogor harus juga mempertimbangkan aspirasi serta melakukan relokasi PKL dengan cara humanis.
Pernyataan tersebut menanggapi rencana Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu yang bakal menertibkan tata ruang bangunan di Kawasan Wisata Puncak dan PKL akan direlokasi ke Rest Area Gunung Mas.
“Tentu kita sangat mendukung sebab itu suatu upaya penataan ruang yang baik, merapikan lokasi yang rawan bencana ke tempat yang lebih aman ditambah lagi agar lokasi terlihat lebih rapi,” katanya.
Ia menyebutkan mayoritas PKL yang bakal ditertibkan itu menolak untuk direlokasi lantaran tempat berdagang yang disediakan di Rest Area Gunung Mas tidak strategis dan kiosnya sempit.
“Pemerintah juga harus mendengarkan aspirasi masyarakat, setahu saya mereka menolak untuk dipindahkan karena penghasilannya di sana lebih terjamin karena banyak wisatawan yang mampir. Coba kalau rest area dibuat lebih menarik pasti mereka juga setuju,” ujarnya.
Rudy berharap proses relokasi tersebut dapat terlaksana dengan baik sehingga tidak terjadi keributan antarpedagang dengan petugas.
“Kalau dicari solusinya bersama Insya Allah, saya percaya semua merasakan manfaatnya,” kata Rudy. [Antara].
Baca Juga: Ibu Pengemis Viral Terindikasi ODGJ, Dinsos Bogor Bawa ke RSJMM untuk Pemeriksaan Lanjutan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025