SuaraBogor.id - Sudah lima tahun berlalu kasus pembunuhan Adriana Yubelia Noven atau Noven pelajar SMK Baranangsiang Kota Bogor, yang terjadi pada 2019 lalu hingga kini belum juga terungkap.
Usai kembali viral kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina Garut pada 2016 lalu, kini Polresta Bogor Kota kembali menggarap kasus tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara berjanji akan mengusut tuntas kasus pembunuhan Noven.
“Kami berjanji akan melakukan penyelidikan sampai tuntas," kata Kompol Luthfi Olot Gigantara, kepada wartawan, baru-baru ini.
Luthfi melanjutkan, saat ini sudah 34 saksi yang dimintai keterangan mulai dari teman dekat korban, teman sekolah, keluarga hingga kerabat korban.
Tidak hanya itu, sambung Luthfi, sejauh ini pihaknya juga sudah mengantongi lima orang kandidat terduga pelaku.
Meski sudah mengantongi lima kandidat pelaku, bukti pendukung masih dirasa belum kuat untuk menetapkan terduga pelaku ini sebagai tersangka.
Sebelumnya, publik kembali bersuara terkait kasus pembunuhan Andriana Yubelia Noven alias Noven. Pelajar SMK Baranangsiang Bogor ini tewas mengenaskan setelah ditusuk orang tidak dikenal.
Noven dibunuh di Gang sempit, Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor pada 08 Januari 2019 lalu. Kini kasus tersebut kembali ditangani Polresta Bogor Kota.
Baca Juga: Viral, Detik-detik Tabrakan Beruntun Tiga Mobil di Jagorawi Gegara Anak Nyebrang Jalan Tol
Mengomentari hal tersebut ayah Noven, Yohanes berharap agar kasus pembunuhan anaknya bisa terungkap.
"Saya dan keluarga besar noven mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian dari bapak Kapolresta Bogor Kota," katanya.
"Semoga bapak Bismo dan saya berdoa semoga tuhan memberkati bapak bismo beserta jajaranya untuk benar2 mengungkap kasus anak saya," kata Yohanes.
"Dan kita tunggu ketegasan bapak Bismo dalam mengungkap dan menegakkan hukum terhadap kasus anak saya yang sudah 4 tahun, 7 bulan belum terungkap," sambung Yohanes.
Menurut Yohanes, saat ini belum ada informasi mengenai kelanjutan kasus anaknya.
"Tidak ada informasi yang langsung ke saya, tapi medsos Polresta Bogor merespon komentar saya," ucap Yohanes.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul