SuaraBogor.id - Salah satu tokoh masyarakat yang ada di Kota Bogor, yakni Ade Syarif Hidayat menginginkan Kota Bogor dipimpin oleh Dedie A Rachim, untuk meneruskan perjuangan Bima Arya di Kota Hujan tersebut.
Ade Syarif mengatakan, masyarakat saat ini sangat puas dengan kinerja Dedie A Rachim sebagai wakil wali Kota Bogor saat mendampingi Bima Arya.
Adapun, kepuasan publik atau approval rating terhadap kinerja Dedie A Rachim yang mencapai angka 79,9 persen itu berdasarkan hasil survei dari lembaga survei Indikator.
Secara garis besar masyarakat dari berbagai latar belakang yang ada di Kota Bogor ini mempunyai harapan besar, bahwa Kota Bogor ke depan tetap harus nyaman, aman dan juga bisa membuat sejahtera masyarakat.
Baca Juga: Wacana Duet Dedi Mulyadi dan Bima Arya di Pilgub Jabar Bisa Terwujud?
"Kalau pembuktian survei itu menunjukan hampir 80 persen, ini kan sebuah kepercayaan dari masyarakat," kata Ade Syarif, dikutip dari Metro -jaringan Suara.com, Rabu (12/6/2024).
"Mudah-mudahan ini juga bisa dirawat dan dibuktikan terus kepada masyarakat dalam bentuk-bentuk yang nyata kedepannya. Karena sayang kalau (penataan) Kota Bogor sampe mundur lagi," sambung dia.
Meski begitu, diakui Ade Syarif, bukan berarti dirinya ingin memihak kepada salah satu kandidat Calon Wali Kota Bogor.
Akan tetapi, sebagai pihak yang sudah berkecimpung 40 tahun di bidang pemerintahan, khususnya di Pemkot Bogor, ia menilai, bahwa sosok pemimpin yang ada di Kota Bogor harus memiliki pengalaman di bidang pemerintahan.
"Ini kan diperlukan juga di Bogor tuh orang-orang yang punya pengalaman lah di bidang pemerintah, karena saya berpikir Bogor ini bagaikan sebuah tempat untuk mendidik masyarakat yang pintar, cerdas dan sebagainya, sehingga diperlukan juga orang-orang yang berpengalaman di bidangnya," ungkap Ade Syarif.
Baca Juga: Dedie A Rachim Unggul Survei Pilkada Bogor, Sespri Iriana Jokowi Membuntuti
"Dan mohon maaf, karena kalau saya kan aktif di pendidikan, saya menentukan kepala sekolah itu tentu dari orang-orang yang punya pengalaman baik di bidang sarana, kurikulum yang hafal semuanya, sehingga ketika itu dinilai lulus dan bagus ya sebaiknya diteruskan. Kan kalau bicara pendidikan, pengalaman itu guru yang paling hebat," ujar dia.
Berita Terkait
-
Wamendagri Sebut Retreat Kepala Daerah Gelombang 2 Digelar Pasca Lebaran: Lokasinya di...
-
Buka-bukaan di Open House Muzani, Bima Arya Ungkap Pembicaraan Politik dan Rencana Gaspol Pemerintah
-
Bima Arya Pastikan Wali Kota Depok Akan Ditegur, Imbas Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Minta Jatah THR dari APBD, Petinggi RSUD Kota Bogor Diskakmat Anggota DPRD: Tindakan Tak Etis!
-
Wamendagri Bima Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi Program Kerja Pusat dan Daerah untuk Kelola Keuangan Berkualitas
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman