SuaraBogor.id - Sebanyak empat orang pria di temukan bersimbah darah di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat usai ditusuk temannya sendiri setelah pesta miras.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa awal kejadian berlangsung pada Minggu, 16 Juni 2024 pukul 17:30 WIB.
“Awalnya pelaku, korban dan saksi lainnya sekitar 15 orang berkumpul untuk merayakan malam takbiran," kata AKP Teguh Kumara, kepada wartawan baru-baru ini.
"Dalam acara tersebut Zaki (korban meninggal) membawa minuman keras merek ‘ICELAND’ sebanyak 4 botol, lalu AN (tersangka), Zaki (korban meninggal), Ulul (luka berat), Edom, dan Andi alias Keweh terlibat dalam pesta miras tersebut,” sambung dia.
Kemudian, dilanjutkan Kasat Reskrim, pesta miras tersebut berlangsung hingga keesokan harinya. Di mana, sekelompok pria tersebut diketahui bekerja di salah satu workshop pembuatan meubel diwilayah Gunung Sindur.
Tidak lama setelahnya, dituturkan dia, pelaku bergerak dari lokasi hendak membasuh wajah.
“Lalu pada Senin, 17 Juni 2024 sekira jam 01:00 WIB pelaku masuk ke kamar, beberapa menit kemudian pelaku keluar kamar dan langsung mencuci muka di keran samping kamar mandi,” ucap AKP Teguh Kumara.
“Pada saat pelaku sedang mencuci muka ada Zaki (korban MD) dibelakang pelaku mengatakan ‘kalo mau muntah, muntahin aja’,” lanjut dia.
Akibat merasa sakit hati dengan ucapan Zaki, kemudian AN bergegas ke dapur dan mengambil satu buah pisau.
Baca Juga: KPU vs Gunawan Hasan, Bawaslu Bogor Periksa 4 Orang, Siapa Saja?
“Tiba-tiba pelaku mengambil pisau di dapur dan langsung menusukkan pisau tersebut kepada Zaki, lalu Zaki melarikan diri ke arah ruang TV dan bertemu dengan Ulul, Edom dan Keweh,” ungkap dia.
“Ulul (LB) itu pengen menolong Zaki tapi malah di tusuk juga sama pelaku, dan karna para korban ketakutan kemudian mereka lari ke arah keluar gudang dan pelaku juga masih tetap mengejar,” lanjut Kasat Reskrim.
Aksi kejar-kejaran tidak berhenti disitu, tidak lama setelahnya datanglah Riyono yang juga hendak menolong Zaki namun pelaku juga kembali menusuk Riyono hingga (luka berat).
“Riyono mau nolong Zaki tapi ditusuk juga oleh pelaku dari arah belakang, lalu korban langsung lari dan bersembunyi di gudang finishing," kata AKP Teguh Kumara.
"Selanjutnya pelaku berjalan ke arah pintu keluar kemudian berpapasan dengan korban lainnya bernama Budi (MD) pelaku juga menusuknya dan mengejarnya ke arah gudang,” lanjut dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun