SuaraBogor.id - Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum tahu, bahwa ada peran penting dibalik suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024 lalu.
Kesuksesan Pemilu 2024 itu tentu melibatkan semua unsur, mulai dari pemerintah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), TNI, Polri yang disiagakan hingga ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS) di setiap desa yang ada di Tanah Air.
Dibalik itu semua, ada peran yang juga cukup penting hingga terselenggaranya Pemilu 2024. Bahkan, saat ini masih banyak masyarakat belum tahu siapa (Yang memiliki peran cukup penting tersebut).
Peran yang disebut sangat penting pada pelaksanaan Pemilu 2024 itu diemban oleh PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir, atau lebih dikenal sebagai JNE Express, adalah sebuah perusahaan logistik dan ekspedisi barang asal Indonesia.
Perlu diketahui, JNE pada Pemilu 2024 di kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat memiliki peran penting dalam pengiriman atau distribusi logistik. Dikarenakan, perusahaan yang didirikan oleh Soeprapto Suparno itu mengambil bagian atau kerjasama dengan KPU Kabupaten Bogor dan KPU Kota Bogor.
JNE sendiri bertugas melaksanakan pendistribusian logistik Pemilu 2024 seperti bilik suara, kotak suara hingga surat suara. Mulai dari gudang logistik seperti untuk KPU Kota Bogor gudangnya berlokasi di Gedung Wanita, Kota Bogor.
Sementara untuk KPU Kabupaten Bogor gudang logistik itu berlokasi di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Pendistribusian sendiri dilakukan oleh JNE hingga ke tingkat kecamatan atau Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa yang ada di kota maupun Kabupaten Bogor.
Perjuangan Untuk Menyukseskan Pemilu 2024
Pada suatu malam sebelum dan sesudah pelaksanaan Pemilu 2024, Suara.com berkesempatan melangsungkan perbincangan singkat pun padat dengan JR SPV (Supervisor) JNE Bogor, Muhamad Rezky Pratama.
Baca Juga: Progres Pembangunan Tol Bocimi Seksi III Capai 89 persen, Target Operasi Penuh 2026
Pada malam tersebut (Sekitar 12 dan 17 Februari 2024) Pukul 20.00 WIB dengan ditemani secangkir kopi dan suasana dingin wilayah Ciampea Bogor, Eky sapaan akrabnya berbagi cerita perjuangan tim JNE dalam menyukseskan Pemilu di Kabupaten Bogor, Jawa Barat khususnya.
Rezky Pratama berujar, ada rasa takut sebelum dirinya berangkat kerja karena mendapatkan tugas untuk melakukan pemantauan pendistribusian logistik Pemilu yang berupa kotak surat beserta isinya.
Kata 'Bismillah' saat akan berangkat menuju pekerjaan pun diucapkan Eky. Dalam hatinya meyakini bahwa tugas berat mengawal kotak suara dari gudang logistik bisa sampai ke kecamatan (PPK), pun juga TPS bisa berjalan dengan lancar pun aman.
Meski dalam hati dan pikiran selalu terbayang 'bahaya mengintai' saat dalam perjalanan menuju pekerjaan (Gudang Logistik KPU Kabupaten Bogor). Karena dia mendapatkan tugas untuk mengawal dan memastikan logistik Pemilu 2024 aman hingga tak ada masalah sedikitpun.
Sesampainya di gudang Logistik Pemilu, rasa was-was mulai menghantui, tapi dengan melihat semangat rekan kerja serta pihak kepolisian yang turut ikut mengawal perasaan itu sedikit mulai hilang.
Namun, saat logistik Pemilu satu per satu mulai masuk mobil, dia meyakini bahwa tugas tersebut tidak sebanding dengan banyaknya korban meninggal dunia para petugas KPPS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
Terkini
-
Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Viral Sopir Mengeluh Pungli di Pasar TU Kemang Bogor, PPJ Buka Suara Bikin Terang
-
Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara Jadi Ruang UMKM Tumbuh di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Bela Istri yang Ditendang, Pria di Cibinong Tewas Ditikam Saat Beli Gorengan
-
Respons Protes Habib Bahar, Pemkab Bogor Tutup Pabrik Minol di Citeureup