SuaraBogor.id - Penemuan sebuah mortir mengagetkan warga Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Pasalnya, Mortir tersebut ditemukan warga pada Kali Ciluar.
Kapolsek Sukaraja, Kompol Birman Simanullang menjelaskan, Mortir berusia tua itu ditemikan warga saat bersih-bersih kali Ciluar pada Minggu, 24 November 2024 kemarin.
Untungnya, kata dia, saat ditemukan warga, Mortir tersebut sudah dalam keadaan tidak aktif karena sudah lama membusuk dan berlubang.
"Saat ditemukan warga dan setelah kita periksa memang sudah bolong, sudah tidak aktif. Jadi, istilahnya sudah busuk," ujar Kompol Birman Simanulang saat dikonfirmasi, Senin, 25 November 2024.
Birman menduga, mortir tua itu merupakan sisa peninggalan perang dunia II saat Jepang menyerang Indonesia. Sebab, Mortir tersebut merupakan produk luar Indonesia.
"Itu kayaknya bekas peperangan dulu gatau tahun berapa, pasti produksiannya dari luar bukan di Indonesia karena Indonesia pada saat itu belum memproduksi senjata," ucapnya.
Sementara itu, Rohman (42) warga yang menemukan mortir tersebut mengungkapkan saat menemukannya dengan keadaan tertutup lumpur.
"Setelah diperiksa, benda itu memang mortir dengan panjang sekitar 40 cm dan sudah berkarat," ungkap Rohman.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga: Ada Potensi Politik Uang di Pilkada Bogor? Ini Kata Bawaslu
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan