SuaraBogor.id - Puluhan penghuni kos di Kampung Babakan Pendeuy, RT 001/012, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor harus kehilangan tempat tinggalnya buntut adanya kebakaran, Minggu (26/1/2025).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau lebih dikenal dengan Damkar Kota Bogor menduga korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran kosan.
Adapun, kebakaran rumah kos 2 lantai ini sendiri dilaporkan terjadi sekitar pukul 10:15 WIB.
"1 rumah terbakar disinyalir dari konsleting listrik, masih dalam penanganan jadi belum bisa dipastikan," kata Sekretaris Damkar Kota Bogor, Asep Kartiwa dilansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com.
Menurut dia, objek kebakaran tersebut merupakan rumah yang dijadikan kosan 2 lantai.
"Rumah, kamar yang dijadikan kosan 10 kamar 2 lantai," ucapnya.
Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini, namun salah satu penghuni kos mengalami luka.
"Korban luka ringan dari salah satu penghuni kos (melompat dari lantai 2) dan sudah ditangani pihak medis," ungkapnya.
Sementara, api berhasil dipadamkan setelah petugas mengerahkan 6 unit mobil Damkar dari Kota Bogor dan dibantu 2 unit dari Kabupaten Bogor dengan total personil 22 orang.
Baca Juga: Polisi Cegah Praktik Joki di Puncak Bogor, Liburan Jadi Lebih Aman dan Nyaman
"Penanganan api sekitar 2 jaman," ucap dia.
Terakhir, pria yang akrab disapa Aska ini menambahkan, bahwa untuk kerugian saat ini masih belum diketahui dan masih dihitung.
"Kerugian masih dihitung belum bisa kami sampaikan yang jelas rumah hampir terbakar semua dan sudah tidak bisa dipergunakan lagi" pungkasnya.
Sebelumnya, kebakaran melanda sebuah rumah kos yang berada di Kampung Babakan Pendeuy, RT 001/012, Kelurahan Bogor Timur, Kota Bogor pada Minggu, 26 Januari 2025.
Akibat kejadian ini, para penghuni kosan yang berisi 10 pintu itu panik hingga berhamburan keluar rumah.
Berdasarkan keterangan warga, Haerul Sahri (19) menuturkan, saat kejadian dirinya tengah nongkrong di dekat sekitar lokasi kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Sentil UI dan IPB, Peneliti TII Tegaskan Candaan Seksis di Grup Chat Bisa Dipidana
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Siap Wujudkan Swasembada & Kemandirian Daerah
-
Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga
-
Rekomendasi Spot Foto Baru di Bogor! Ada Atedoz Photobooth di Taman Heulang
-
HUT Depok ke-27 Ternoda: Rapat Paripurna Digelar Eksklusif, Jurnalis 'Diusir' dari Gedung Rakyat