"Sehingga dengan adanya buka puasa bersama yang diawali santunan anak yatim, kami dari Pemerintah Kota Bogor sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Kami do'akan apa yang sudah diberikan, harta yang kita sisihkan untuk anak-anak yatim ini menjadi pahala bagi kita semua," ucap Jenal Mutaqin saat memberi sambutan di kegiatan bukber dan santunan anak yatim di Sekretariat PWI Kota Bogor.
Dia pun menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Bogor Dedie A Rachim tidak bisa hadir, beliau harus menghadiri kegiatan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna membahas persoalan jalan amblas di Batutulis. Ia meminta kepada semua pihak, terlebih kepada para penguna jalan dan masyarakat sekitar untuk bersabar.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ini pun mengungkapkan bahwa para pengurus PWI Kota Bogor ini bukan siapa-siapa lagi, karena selama dia di DPRD dan setiap ada kegiatan di PWI dirinya selalu hadir, sehingga baginya para pengurus PWI sudah menjadi saudara, sahabat dan teman yang selalu hadir membantu menyampaikan program-program DPRD kepada masyarakat malalui pemberitaan.
"Makanya saya tegaskan kepada Ketua PWI Kota Bogor kang Aldo, meski saya sekarang berada di Pemerintah Kota Bogor, saya masih sama dengan yang dulu, tidak berubah, dan saya selalu hadir di setiap kegiatan PWI Kota Bogor. Apalagi tema yang diangkat dalam kegiatan ini sangat tepat, yaitu menjalin silaturahmi dan kolaborasi," ujarnya.
Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama Anggota DPRD Jawa Barat Fetty Anggraenidini yang jauh telah menyempatkan diri untuk datang menghadiri buka puasa bersama dan santunan anak yatim.
Pria yang akrab disapa Aldo itu menuturkan, sebetulnya kegiatan santunan ini awalnya hanya memprioritaskan anak-anak yatim yang orang tuanya berprofesi wartawan. Namun dengan dukungan dari semua pihak, mulai dari Pemkot Bogor, DPRD dan mitra strategis yang selama ini bersinergi membuat PWI bukan hanya memprioritaskan anak wartawan, tetapi masyarakat umum lainnya dapat diundang untuk sama-sama diberi perhatian.
"Sehingga tahun ini kami dapat mengundang sebanyak 200 anak yatim. Kita beri kebahagiaan, kita beri senyuman di bulan yang penuh berkah ini. Untuk itu, sekali lagi saya sampai banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah mensupport sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," kata Aldo.***
Berita Terkait
-
Suara Anak Didengar, Sibadra Kini Terima Pengaduan dan Saran dari Anak-anak
-
Wakil Ketua DPRD Bogor Agus Salim Bagikan Takjil di Cibinong
-
Ultah ke-11 Suara.com, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim Beri Ucapan Spesial
-
DPRD Bogor Alokasikan Rp100 Miliar untuk Dana Darurat Bencana di 2025
-
Kick Off MBG Untuk Bumil dan Balita, DPRD Kota Bogor Siap Dukung Program Kemendukbangga
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar
-
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
-
ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat