SuaraBogor.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp100 miliar untuk menghadapi potensi bencana pada tahun 2025.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan bahwa anggaran tersebut disiapkan guna memastikan respons cepat dalam keadaan darurat, termasuk bantuan bagi pengungsi dan perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana.
"Tahun ini, kalau tidak salah, sekitar Rp100 miliar BTT. Kami pastikan masyarakat tetap bisa merasakan kebahagiaan saat lebaran, meskipun menghadapi bencana," ujar Sastra, belum lama ini.
Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi bencana, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama periode tersebut.
Sebagai contoh, Sastra menyinggung insiden putusnya jembatan di wilayah Cisarua, yang langsung ditangani oleh TNI dengan membangun jembatan Bailey sebagai solusi sementara.
"Sebagian besar masyarakat kita merayakan lebaran, jadi jangan sampai perayaan terganggu oleh bencana. Mobilitas saat lebaran sangat tinggi," tambahnya.
Lebih lanjut, Sastra memastikan bahwa anggaran BTT akan digunakan secara efektif dan transparan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
"Setiap pengeluaran harus dipertanggungjawabkan. Kami akan menyesuaikan penggunaan BTT sesuai kebutuhan di lapangan," tegasnya.
DPRD Kabupaten Bogor berharap alokasi anggaran ini dapat memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat, sehingga perayaan Idul Fitri tetap berlangsung dengan aman dan nyaman meski ada potensi bencana.
Baca Juga: Pembongkaran Bangunan Tak Berizin Hibisc Fantasy Puncak Bogor Ditargetkan Selesai Sebelum Idul Fitri
Berita Terkait
-
Pembongkaran Bangunan Tak Berizin Hibisc Fantasy Puncak Bogor Ditargetkan Selesai Sebelum Idul Fitri
-
Gerak Cepat Bupati Bogor, Posko Bencana Ditebar di 5 Titik
-
Bogor di Persimpangan Jalan Menuju Istimewa: Bencana Akhlak dan Alam Mengintai
-
Pemkab Bogor Umumkan Status Tanggap Darurat Bencana, Berlaku 14 Hari
-
Sambut Ramadhan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi dan Kepedulian
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Wirausaha untuk Bangun Usaha Produktif