Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Kamis, 27 Maret 2025 | 10:14 WIB
Ilustrasi kebakaran di Bogor. (Shutterstock)

SuaraBogor.id - Kebakaran dahsyat terjadi dengan menghanguskan rumah warga di Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Rabu (26/3/2025) malam.

Akibat peristiwa kebarakan tersebut, dua motor ikut hangus, lantaran tidak bisa diselamatkan.

Menurut Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Ade Nugraha, kebakaran ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 19.40 WIB.

“Telah terjadi kebakaran rumah dengan lokasi di Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Objek yang terbakar adalah rumah hunian sebanyak satu unit,” ujar Ade dilansir dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Kamis (27/5/2025).

Baca Juga: Dubes Belanda Kepincut Sejarah Bogor

Saksi mata di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari kamar tengah rumah.

Sebelum api membesar, terdengar suara letupan kabel listrik, yang diduga menjadi pemicu utama kebakaran.
Pemilik rumah sempat berusaha memadamkan api dengan ember air, tetapi kobaran api dengan cepat menyebar ke seluruh bagian rumah.

Akibat insiden ini, rumah terbakar di Bogor Selatan, dua motor ikut hangus, serta barang-barang berharga lainnya tidak dapat diselamatkan.

“Kejadian ini menyebabkan rumah milik Bapak Anton terbakar habis, termasuk dua unit kendaraan bermotor yang ada di dalam rumah,” lanjut Ade.

Meskipun mengalami kerugian materi yang cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Baca Juga: Heboh Skandal THR RSUD Bogor, Pejabat Disebut Minta Jatah APBD di Tengah Efisiensi

Informasi Tambahan Untuk Pemudik

Berikut Ini Tips Mudik Aman

Mudik Lebaran bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan jika dipersiapkan dengan baik. Berikut beberapa tips agar perjalanan mudik Anda aman dan nyaman:

1. Persiapkan Kendaraan dengan Baik

Periksa kondisi mesin, oli, rem, ban, dan aki.

Pastikan bahan bakar terisi penuh sebelum berangkat.

Bawa perlengkapan darurat seperti ban serep, dongkrak, dan toolkit.

2. Pastikan Kondisi Fisik Prima

Istirahat cukup sebelum perjalanan.

Jangan memaksakan diri menyetir dalam kondisi mengantuk.

Jika perjalanan jauh, istirahat setiap 3-4 jam.

3. Manfaatkan Teknologi untuk Pantau Lalu Lintas

Gunakan aplikasi seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kepadatan jalan.

Ikuti akun resmi Dishub atau kepolisian untuk info arus mudik.

4. Bawa Bekal dan Uang Tunai Secukupnya

Siapkan makanan ringan dan air mineral untuk di perjalanan.

Simpan uang tunai secukupnya untuk tol dan kebutuhan mendesak.

5. Waspada Keamanan dan Barang Bawaan

Simpan barang berharga di tempat aman dan jangan mencolok.

Pastikan rumah yang ditinggalkan aman (kunci pintu, cabut listrik yang tidak perlu).

Laporkan ke RT/RW atau tetangga jika meninggalkan rumah dalam waktu lama.

6. Hindari Jam-Jam Padat

Berangkat lebih awal atau setelah puncak arus mudik.

Jika menggunakan transportasi umum, beli tiket jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan.

Makna Lebaran

Lebaran memiliki makna yang lebih dari sekadar perayaan setelah sebulan berpuasa. Berikut beberapa makna penting dari Lebaran:

1. Hari Kemenangan

Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, Lebaran dianggap sebagai hari kemenangan bagi umat Muslim dalam mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan ketakwaan.

2. Momen Silaturahmi

Lebaran menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga, saudara, dan teman, mempererat tali silaturahmi, serta menyambung kembali hubungan yang mungkin renggang.

3. Waktu untuk Saling Memaafkan

Tradisi saling memaafkan saat Lebaran mencerminkan nilai kasih sayang dan kebersamaan, di mana setiap orang berusaha untuk memulai kembali dengan hati yang bersih.

4. Simbol Rasa Syukur

Perayaan Idul Fitri juga menjadi bentuk syukur atas segala berkah dan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT, serta kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

5. Kebersamaan dan Berbagi

Lebaran juga identik dengan berbagi, baik dalam bentuk zakat fitrah, sedekah, maupun membagikan kebahagiaan kepada mereka yang kurang mampu.

Dengan segala maknanya, Lebaran bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga refleksi spiritual dan sosial untuk menjadi lebih baik dalam hubungan dengan Tuhan dan sesama.

Load More