Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Kamis, 03 April 2025 | 05:43 WIB
Dua wisatawan asal Bandung selamat setelah terseret ombak Pantai Jayanti karena nekat berenang meski petugas sudah melarang dan memasang papan peringatan, Rabu (2/4/2025). (ANTARA/Ahmad Fikri)

SuaraBogor.id - Nekat, mungkin kata itu merupakan awal peristiwa dua wisatawan asal Bandung terseret ombang di Pantai Jayanti Cianjur lantaran sebelumnya sudah mendapatkan larangan untuk tidak berenang.

Akibat aksi mengabaikan himbauan dari petugas wisatawan, dua wisata asal Bandung yang berenang itu terseret ombak Pantai Jayanti Cianjur.

Petugas gabungan Polsek Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berhasil menyelamatkan dua wisatawan berasal dari Bandung yang terseret ombak Pantai Jayanti, Rabu (2/4/2025).

Kapolsek Cidaun Iptu Yudi Hernayadi mengatakan kedua wisatawan, Ali Muharovin (28) dan Riki Indriawan (18), warga Babakan Ciparay, Kota Bandung sempat terseret ombak sejauh 20 meter dari bibir pantai.

Baca Juga: Trauma Wisatawan Harus Diobati, Dedie Rachim Ambil Tindakan Tegas

"Keduanya berenang terlalu ke tengah meski petugas sudah melarang agar tidak berenang karena cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi, membuat korban terseret ombang yang tiba-tiba besar," katanya.

Mendapati hal tersebut petugas kepolisian, penjaga pantai, bersama relawan berusaha menyelamatkan keduanya untuk kemudian langsung dibawa ke puskesmas terdekat guna mendapatkan pertolongan medis karena sempat tidak sadarkan diri.

Selang beberapa saat mendapatkan pertolongan medis, keduanya siuman dan kembali mendapat penanganan medis lanjutan sebelum diperbolehkan pulang. Keduanya sempat mengalami sesak napas karena terlalu banyak meminum air laut dan kekurangan cairan.

"Rabu petang keduanya masih menjalani perawatan di puskesmas setempat dengan kondisi mulai membaik, setelah dinyatakan membaik dan normal baru diperbolehkan pulang," katanya.

Selama libur panjang Lebaran, pihaknya menyiagakan petugas dibantu relawan BPBD dan PMI Cianjur.

Baca Juga: Kabut Tebal Ganggu Jarak Pandang di Puncak, Pemudik Harus Waspada

Petugas mengimbau dan mengawasi wisatawan agar tidak berenang dan mendekati bibir pantai karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat.

Load More