SuaraBogor.id - Hari ini Senin (21/4/2025) sejarah akan terukir di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan hadirnya Mahkota Binokasih yang merupakan salah satu mahkota paling bersejarah dan sakral dalam budaya Sunda.
Mahkota ini dikenal sebagai Mahkota Binokasih Sanghyang Paké dan merupakan simbol kekuasaan dan legitimasi raja-raja di tanah Sunda, khususnya pada masa Kerajaan Sunda dan kemudian Kesultanan Cirebon.
Berikut ini jadwal dan rute Kirab Mahkota Binokasih yang digelar oleh Pemkab Bogor dalam rangka rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke 543.
Adapun pada hari ini Senin, 21 April 2025 dimulai penyambutan rombongan Mahkota Binokasih pada pukul 14.00 – 16.00 WIB di Lapangan SMKN 1 Cibinong
Kemudian, pada pukul 16.00-17.00 WIB Kirab Mahkota Binokasih menuju Kabupaten Bogor tepatnya di Auditorium Setda, Cibinong.
Dilanjutkan dengan talkshow dan seminar pada pukul 19.00-21.00 WIB. Serta ditutup dengan pertunjukan wayang golek untuk masyarakat Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, pada pukul 21.00-Selesai.
Selanjutnya, pada Selasa tanggal 22 April 2025 kegiatan berlanjut dengan upacara pelepasan Kirab Mahkota Binokasih pada pukul 09.30 WIB.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto membeberkan persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam menyambut kedatangan Mahkota Binokasih Pajajaran ke Bumi Tegar Beriman pada Senin, 21 April 2025.
Menurut Rudy, kirab Mahkota Binokasih Pajajaran merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh warga Kabupaten Bogor sejak lama.
Baca Juga: Sejarah Terukir! Mahkota Raja Pajajaran Kembali 'Pulang' ke Bogor Setelah Ratusan Tahun
“(Kedatangan) Mahkota Binokasih bukan dari Pemkab Bogor yang meminta, bahkan kami meminta dari beberapa tahun yang lalu tidak pernah terealisasi,” kata Rudy Susmanto.
“Ini tanpa kita rencanakan tiba-tiba dari Keraton Sumedang Larang (bahwa) Mahkota Binokasih akan melaksanakan kirab, dan akan mampir di Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Informasi Tambahan Destinasi Wisata Anti Macet di Bogor
Kawasan Puncak Bogor menjadi destinasi wisata nasional yang digemari oleh para pengunjung karena keasrian alam dan kesejukan udaranya.
Meski bermacet-macetan, para wisatawan rela menghabiskan waktunya demi menghirup udara segar yang tak ditemukan di Jakarta.
Namun, bagaimana jika udara segar dan keasrian alam itu didapatkan tanpa perlu bermacetan di Puncak? Tentu ini akan menjadi alternatif wisata orang-orang kota untuk mengurangi waktu yang membosankan ketika bermacetan.
Berita Terkait
-
Sejarah Terukir! Mahkota Raja Pajajaran Kembali 'Pulang' ke Bogor Setelah Ratusan Tahun
-
Panduan Rute Lengkap Menuju Wisata Alam Malasari: Akses Terbaik dari Jakarta, Bogor dan Sekitarnya
-
Jadwal Imsakiyah Bogor 27 Maret 2025
-
Jangan Lewatkan! Jadwal Imsakiyah Bogor Senin 24 Maret 2025
-
Jadwal Imsakiyah Bogor 20 Maret 2025: Persiapan Puasa Hari Ke-20
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan dan Minuman ke Labkesda
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda