SuaraBogor.id - Lagi dan lagi gempa Cianjur kembali terjadi pada Hari ini, Jumat (25/4/2025). Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur akibat gempa yang terjadi tidak ada kerusakan.
Gempa Cianjur magnitudo 2,4 itu mengguncang pada Jumat petang yang dirasakan cukup kencang di sejumlah kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya mengatakan petugas masih melakukan pendataan menyeluruh di sejumlah kecamatan seperti Cianjur, Cugenang, Cilaku dan Warungkondang yang merasakan getaran cukup kencang.
"Hasil pemantauan dan pendataan petugas di lapangan tidak ada kerusakan bangunan akibat gempa koordinat 6.83 LS dan 107.11 BT berlokasi di darat pada jarak kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur pada kedalaman 19 kilometer," katanya.
Namun akibat gempa yang cukup kencang dirasakan warga di sejumlah kecamatan, sempat membuat panik dan sebagian besar bertahan di luar rumah guna menghindari gempa susulan, selang beberapa belas menit warga baru berani masuk ke dalam rumah.
Pihaknya mengimbau warga tetap waspada dan tidak panik saat terjadi gempa, guna menghindari hal tidak diinginkan segera keluar rumah mencari lahan terbuka atau lapangan yang jauh dari bangunan.
Kepala BMKG Jawa Barat Teguh Rahayu mengatakan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif yang dirasakan warga di sejumlah kecamatan di Cianjur.
Hasil monitoring petugas BMKG di lapangan, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan, sehingga warga diminta tidak panik dan tetap waspada, dimana gempa sempat dirasakan di Kecamatan Cianjur, Cugenang, Warungkondang dan Cilaku dengan Skala Intensitas III MMI.
"Kami imbau masyarakat tidak panik dan tetap waspada jangan termakan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, warga dapat melihat informasi terkait gempa dan bencana alam lainnya di situs resmi BMKG," katanya.
Baca Juga: Kronologi Tabrakan Beruntun di Cianjur: Elf Oleng Hantam 5 Kendaraan
Sementara sebagian besar warga di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, berhamburan keluar rumah karena merasakan gempa yang cukup kencang Jumat petang, bahkan mereka bertahan cukup lama di luar rumah karena takut terjadi gempa susulan.
"Cukup kencang sampai pintu lemari berbunyi keras dan air di dalam galon berguncang, sehingga kami langsung lari ke luar rumah karena masih trauma dengan gempa beberapa tahun lalu," kata warga Desa Nagrak Gina Rohmawati. [Antara].
Waspada Gempa: Apa yang Perlu Diperhatikan
- Kenali Daerah Rawan Gempa
- Tinggal di Indonesia berarti berada di wilayah cincin api (ring of fire). Pastikan kamu tahu apakah daerahmu termasuk rawan gempa.
- Pantau Informasi Resmi
Ikuti info dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melalui:
Website: https://www.bmkg.go.id
Twitter: @infoBMKG
Aplikasi: Info BMKG (tersedia di Android/iOS)
Simulasi Evakuasi & Jalur Aman
Ketahui rute evakuasi rumah/kantor dan titik kumpul aman.
Tips Saat Gempa Terjadi
- Jika di Dalam Gedung:
- Jatuhkan diri, lindungi kepala, dan bertahan di bawah meja (Drop, Cover, and Hold)
- Jauhi jendela, kaca, atau benda yang bisa jatuh
- Jangan gunakan lift! Gunakan tangga darurat jika harus evakuasi.
Jika di Luar Ruangan:
- Menjauh dari bangunan, pohon, tiang listrik, atau baliho
- Cari tempat terbuka dan aman
Jika Sedang Berkendara:
- Hentikan kendaraan secara perlahan
- Tetap di dalam mobil hingga guncangan berhenti
- Hindari berhenti di bawah jembatan atau flyover
Setelah Gempa: Yang Harus Dilakukan - Cek kondisi diri dan keluarga, bantu yang terluka.
- Periksa potensi kebocoran gas, kabel listrik rusak, atau api.
- Siapkan tas siaga gempa: berisi air minum, makanan ringan, senter, obat-obatan, dokumen penting, powerbank, peluit, dll.
- Dengarkan info resmi, jangan mudah percaya hoaks.
Berita Terkait
-
Kronologi Tabrakan Beruntun di Cianjur: Elf Oleng Hantam 5 Kendaraan
-
Kabur Usai Tabrakan, Mobil Ditinggal di Cianjur Ternyata Bawa 'Harta Karun' Pertalite
-
35 Rumah Rusak dan 1 Warga Terluka Akibat Gempa di Bogor
-
Setelah Bogor, Giliran Cianjur Disisir! Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Wabah Chikungunya Merebak di Cianjur, Puluhan Warga Tumbang!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan