SuaraBogor.id - Sebanyak 11 perempuan yang diduga Pekerja Seks Komersial atau PSK MiChat di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja alias Satpol PP Kabupaten Bogor.
Para PSK diduga bisa menjajakan diri lewat aplikasi MiChat ditangkap saat Satpol PP Kabupaten Bogor menggelar operasi Penyakit masyarakat. Tak hanya PSK MiChat, petugas juga mengamankan 535 botol minuman keras (Miras) berbagai merek.
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana mengungkapkan, bahwa mereka ditangkap saat petugas melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah Cibinong dan sekitarnya, Jumat kemarin.
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor menggelar operasi di lima lokasi di wilayah Kecamatan Cibinong, yakni di Jalan Setu Cikaret, sekitar SDN Cikaret 2, sekitar Ciriung Golf, kontrakan di Pabuaran Cibinong, serta sekitar Puri Nirwana 1.
"Kami berhasil menangkap 11 wanita tuna susila yang diduga sebagai PSK dan mengamankan 535 botol minuman beralkohol," kata Anwar mengungkapkan hasil operasi jajaran Satpol PP Kabupaten Bogor dilansir dari ANTARA.
Kata dia, operasi tersebut dilakukan untuk memberantas penyakit masyarakat, seperti perjudian, minuman keras, dan pekerja seks komersial.
"Kami akan terus melakukan operasi untuk memberantas penyakit masyarakat dan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor," ujarnya menegaskan pihaknya bakal menindak penyakit masyarakat di Kabupaten Bogor.
Lebih lanjut, para wanita diduga PSK itu kemudian dibawa ke Mako Satpol PP di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial setempat guna menjalani asesmen lebih lanjut.
"Apabila terbukti sebagai PSK maka Dinas Sosial akan mengirimkan wanita tuna susila itu ke panti rehabilitasi yang berada di Cibadak, Kabupaten Sukabumi untuk diberikan pembinaan," pungkas Anwar.
Baca Juga: DPRD Kawal Janji Bupati Bogor Sikat Oknum Penghambat Investasi
Diketahui, kini Kabupaten Bogor dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade). Pasangan tersebut berhasil memenangkan pemilihan dan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode 2025–2030.
Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto di Istana Negara, jakarta bersama ratusan kepala daerah lainnya pada 20 Februari 2025 lalu.
Rudy Susmanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Bogor, dikenal sebagai politisi muda dari Partai Gerindra. Ia mencatat sejarah sebagai Ketua DPRD termuda di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Dalam Pilkada 2024, Rudy diusung oleh Koalisi Indonesia Maju Plus (KIM Plus), yang terdiri dari 17 partai politik, yang di antaranya Gerindra, Golkar, PPP, PAN, Demokrat, PKS, PKB, dan NasDem. Rudy dan Jaro Ade juga didukung sembilan partai non-parlemen pada Pilkada Kabupaten Bogor 2024 lalu.
Ade Ruhandi, yang akrab disapa Jaro Ade, adalah politisi senior dari Partai Golkar. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor dan dikenal luas di kalangan masyarakat Bogor. Dalam Pilkada 2024, Jaro Ade berpasangan dengan Rudy Susmanto dan diusung oleh koalisi partai yang sama.
Pasangan Rudy-Ade meraih kemenangan dengan perolehan suara sebesar 1.559.328, mengungguli pasangan Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman yang memperoleh 599.453 suara.
Kemenangan ini menunjukkan dukungan kuat dari masyarakat Kabupaten Bogor terhadap pasangan yang diusung oleh koalisi partai besar tersebut.
Dengan latar belakang pengalaman legislatif yang kuat dan dukungan politik yang luas, diharapkan pasangan Rudy-Ade dapat membawa perubahan positif dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bogor selama masa jabatan mereka. (ANTARA)
Berita Terkait
-
DPRD Kawal Janji Bupati Bogor Sikat Oknum Penghambat Investasi
-
Abdul Muti Bakal Bangun Dua SD di Pelosok Bogor, Kepala Sekolah: Penantian 20 Tahun
-
Tangis Haru Warnai Pelepasan Perdana Jemaah Haji Bogor, Sastra Winara Beri Pesan Khusus
-
Ketua DPRD Bogor Hadiri Festival Pencak Silat, Ajak Lestarikan Warisan Leluhur
-
Ketua DPRD Bogor Tunggu Hasil Pemeriksaan Tim Saber Pungli Soal THR dan Pemotongan Kompensasi Sopir
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
BRI Rayakan Imlek Prosperity 2026 dengan Nuansa Eksklusif Tahun Kuda Api
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang