SuaraBogor.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menargetkan untuk sertifikat hunian tetap (Huntap) korban bencana alam di Bogor Barat selesai pada tahun 2026.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengapresiasi langkah yang dilakukan Rudy Susmanto yang telah membuat gebrakan percepatan pemberian sertifikat huntap korban terdampak bencana alam.
"Apresiasi tentunya untuk Pak Bupati dan jajaran Pemkab Bogor. Karena masyarakat sudah lama menunggu sertifikat ini karena menjadi hak mereka," kata Sastra yang turut hadir pada pembagian sertifikat di Kampung Urug, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, silansir dari Antara, Kamis 29 Mei 2025.
Ia memastikan, DPRD Kabupaten Bogor akan mendukung dari sisi penganggaran, khususnya pembangunan huntap yang masih dibutuhkan sekitar 750 unit.
"Pasti kami mendukung demi kepentingan masyarakat. Anggaran pasti akan menjadi prioritas baik untuk hunian maupun pembangunan sarana prasarana lainnya," tegas Sastra.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyerahkan 409 sertifikat huntap kepada masyarakat, yang menjadi korban bencana alam di wilayah Bogor Barat, Rabu 28 Mei 2025.
Rudy mengungkapkan, sertifikat yang diberikan untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada awal 2020 lalu. Saat itu, warga direlokasi kemudian dibuatkan hunian oleh pemerintah.
"Sertifikat harus sampai ke korban bencana. Mereka dipindahkan, direlokasi ke hunian sementara cukup lama. Kemudian dibangunkan huntap tapi sertifikat belum keluar sudah lama," katanya.
Pemkab Bogor masih harus menyelesaikan 750 hunian tetap untuk warga terdampak bencana, sekaligus menyelesaikan legalitas hunian mereka.
Baca Juga: Setelah 4 Tahun Menanti, Korban Bencana Bogor Akhirnya Kantongi Sertifikat Huntap
"Saya pastikan 2026 semua tuntas. Baik, itu sertifikat yang saat ini masih berproses, maupun pembangunan huntap yang masih diperlukan untuk warga," kata Rudy.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Teuku Mulya menjelaskan, penyerahan sertifikat sebanyak 409 ini, meliputi tiga desa di Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Cigudeg.
Untuk Desa Urug, Kecamatan Sukajaya sebanyak 190 sertifikat, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya 131 sertifikat dan Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg 88 sertifikat.
Mulya juga mengungkapkan, huntap yang telah dibangun meliputi 24 desa di 7 kecamatan dengan target 4.621 unit, dengan 3.871 di antaranya selesai dibangun.
"Tahun 2025 ini kami membangun 400 unit huntap. Sehingga tersisa 350 unit yang akan dibangun pada 2026. Untuk sertifikat, masih ada 1.500 yang sedang dalam proses di BPN dan ditarget selesai tahun ini," jelasnya.
Penyerahan Sertifikat Huntap
Berita Terkait
-
Setelah 4 Tahun Menanti, Korban Bencana Bogor Akhirnya Kantongi Sertifikat Huntap
-
Ratusan Kepala Sekolah di Bogor Diminta Bupati Utamakan Hati dalam Mendidik
-
Rumah Aman Bak Hotel Bintang 5 Hadir di Bogor: Gratis untuk Korban KDRT dan Kekerasan Anak
-
Peluang Emas! Lulusan BLK Bogor Bakal Kerja di Jepang
-
Resmi! Empat RSUD di Kabupaten Bogor Berganti Nama Baru, Cek Daftarnya di Sini
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen
-
Mitra Strategis Bupati Rudy Susmanto, Kadin Bogor Siap Jadikan Tegar Beriman Rumah Pengusaha
-
Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Ukuran Mini untuk Pasien Berisiko Tinggi
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor