SuaraBogor.id - Di tengah pesatnya pertumbuhan transaksi digital dan maraknya belanja online, kepercayaan konsumen kembali diuji oleh praktik penipuan berkedok pengiriman paket langsung ke alamat rumah atau kantor.
Salah satu modus yang kini meresahkan publik adalah penipuan dengan metode pembayaran di tempat alias Cash on Delivery (COD).
Tanpa disadari, konsumen tiba-tiba menerima paket yang tidak pernah mereka pesan dan diminta membayar di tempat.
Banyak yang, karena tak ingin membuat keributan atau merasa pernah memesan sesuatu, langsung membayar tanpa mengecek isi maupun asal paket.
Modus ini tidak hanya merugikan secara finansial, tapi juga mulai menggerus rasa aman masyarakat dalam bertransaksi di ranah digital.
Korban dari kejahatan ini tersebar di berbagai daerah, mulai dari ibu rumah tangga hingga pekerja kantoran yang sibuk dan tidak sempat memverifikasi pesanan mereka.
Menurut keterangan resmi dari Shopee pada Senin (tanggal sesuai konteks publikasi), modus ini tidak terjadi karena kebocoran data dari pihak e-commerce.
Pelaku memanfaatkan informasi dasar seperti nama dan alamat yang mudah didapat dari berbagai aktivitas online masyarakat, baik dari pengisian formulir undian, aplikasi transportasi daring, hingga transaksi belanja lainnya.
"Data pribadi seperti nama dan alamat sering kali tersebar ketika konsumen mengikuti giveaway, mengisi survei digital, atau mendaftar di berbagai aplikasi. Data ini menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan,” jelas juru bicara Shopee dalam siaran persnya dikutip pada Senin (2/6/2025).
Paket COD palsu biasanya dikirim secara acak. Kurir, yang juga tidak mengetahui isi paket, hanya bertugas mengantarkan sesuai sistem.
Situasi ini memperburuk keadaan karena masyarakat mengira paket benar-benar berasal dari pesanan online mereka. Kebingungan makin menjadi ketika anggota keluarga lain yang tidak mengetahui riwayat belanja turut membayar.
Untuk melindungi diri dari praktik penipuan ini, masyarakat diimbau menerapkan sejumlah langkah pencegahan:
- Jangan asal bayar. Jika menerima paket COD yang tidak dikenali, tanyakan kepada kurir nama pengirim, periksa label dan kemasan, serta pastikan detail sesuai pesanan Anda.
- Periksa riwayat belanja. Gunakan fitur order history di aplikasi e-commerce untuk memastikan apakah Anda benar-benar melakukan pembelian.
- Tolak jika mencurigakan. Jika tidak merasa pernah memesan atau menemukan kejanggalan, tolak paket tersebut dan segera laporkan ke layanan pelanggan penyedia jasa atau e-commerce terkait.
- Edukasi keluarga. Banyak kasus terjadi karena anggota keluarga yang lain menerima paket tanpa mengetahui kebenaran transaksinya. Edukasi seluruh anggota rumah mengenai modus ini.
- Gunakan fitur verifikasi. Khusus pelanggan Shopee, tersedia fitur Cek Fakta di aplikasi untuk memastikan keabsahan pengiriman dan sumber paket.
- Layanan pelanggan seperti Customer Service Shopee juga tersedia 24 jam untuk menerima laporan konsumen dan memberikan bantuan.
Modus penipuan ini menjadi pengingat bahwa di balik kemudahan digital, masih banyak celah yang bisa dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.
Jika tidak ditangani secara serius, dampaknya tidak hanya berupa kerugian ekonomi, tetapi juga runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem e-commerce yang selama ini dibangun secara perlahan.
Ke depan, edukasi publik dan peningkatan literasi digital menjadi kunci untuk melindungi konsumen dari jebakan serupa. Masyarakat perlu membiasakan diri untuk tidak gegabah saat menerima paket dan selalu skeptis terhadap kiriman yang mencurigakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Nasabah BRI Berpeluang Nonton Eksklusif Langsung di Camp Nou
-
Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor
-
Viral! Oknum Keamanan Tambang Emas Pongkor Diduga Jual Akses Lubang Tambang, Tarifnya Fantastis
-
Hapus Sistem 3 Bulanan, TPG Cair Tiap Bulan Jadi Kepastian Hak bagi Ribuan Guru
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara