SuaraBogor.id - Sebanyak 9 jemaah haji asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat meninggal dunia di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi saat menjalankan ibadah haji.
Menurut informasi dari Kementerian Agama RI 9 jemaah haji meninggal dunia asal Kabupaten Bogor itu sudah dimakamkan di Tanah Suci Makkah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Syukri Ahmad Fanani menyampaikan bahwa seluruh proses pemulasaran dan pemakaman jenazah dilakukan langsung oleh petugas di Arab Saudi.
"Ketika ada jemaah yang meninggal, maka proses pemulasaran dan pemakaman jenazah langsung diurus oleh para petugas di Arab Saudi, sehingga bisa langsung dimakamkan di sana," kata Syukri, dilansir dari Antara, Selasa 17 Juni 2025.
Berikut Daftar Nama Jemaah Haji asal Kabupaten Bogor yang meninggal dunia;
- Johariyah Nasir
- Syamsudin Bakri Mursani
- Khoirul Huda
- Budiyowati
- Suhatma Sarim Sairan
- Kasta Eman
- Unay
- Nurhayati
- Arja Sitanara
Syukri menjelaskan bahwa sebagian besar dari mereka meninggal karena sakit dan faktor usia lanjut.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyampaikan informasi kepada keluarga jemaah yang meninggal di Tanah Air serta membantu proses administrasi yang diperlukan.
"Kantor Kemenag Kabupaten/Kota menginformasikan kepada keluarga serta membantu mengurus keperluan administrasi lainnya," ujarnya.
Untuk diketahui, Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah jamaah haji terbanyak di Indonesia pada musim haji 2025, yaitu mencapai 3.450 orang.
Baca Juga: Musim Kemarau Panjang? Amalkan Doa Turun Hujan Ajaran Rasulullah SAW Ini
Para jemaah tersebut tergabung dalam 11 kelompok terbang (kloter), antara lain kloter 2, 8, 14, 23, 34, 41, 47, 52, 56, 60, dan 61.
Informasi Tambahan Hari Raya Idul Adha
Iduladha adalah sebuah hari raya dalam agama Islam. Hari ini memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Isma'il sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah. Sebelum Ibrahim mengorbankan putranya, Allah menggantikan Ismail dengan domba. Untuk memperingati kejadian ini, hewan ternak disembelih sebagai kurban setiap tahun.
Iduladha jatuh pada tanggal 10 bulan Zulhijah atau 70 hari setelah Idulfitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik merupakan hari yang diharamkan untuk berpuasa bagi umat Islam. Pada hari Iduladha, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Id bersama-sama di tanah lapang atau di masjid.
Setelah salat, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan. Sepertiga daging hewan dikonsumsi oleh keluarga yang berkurban, sementara sisanya disedekahkan atau dibagikan kepada orang lain. Terkadang Iduladha disebut pula sebagai Idulkurban atau Lebaran Haji.
Latar Belakang
Berita Terkait
-
Musim Kemarau Panjang? Amalkan Doa Turun Hujan Ajaran Rasulullah SAW Ini
-
Cari Kerja di Bogor? Ada 1.824 Lowongan Tersedia: Jangan Sampai Ketinggalan Kesempatan Emas Ini
-
Semangat 'Kuta Udaya Wangsa' Bergema di Helaran Budaya HJB ke-543
-
Viral, Pengemudi Mobil di Bogor Todongkan Airsoft Gun Karena Tak Diberi Jalan
-
Wajib Tahu! Urus Paspor di Imigrasi Bogor Momen HJB ke 543
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Pengguna BRImo Naik 18,9 Persen, BRI Percepat Transformasi Digital
-
Lepas Kepergian Eyang Meri Hoegeng di Bogor, Ahok: Bangsa Ini Tak Akan Kehabisan Orang Jujur
-
Ahok Berduka Dampingi Eyang Meri Hoegeng Berpulang, Kenang Pesan Jujur dan Berani demi Kebenaran
-
Pesan Terakhir Eyang Meri kepada Kapolri: Jadilah Polisi yang Baik, Lindungi dan Ayomi Masyarakat
-
Kapolri Lepas Kepergian Eyang Meri Hoegeng ke Peristirahatan Terakhir dengan Upacara Kebesaran