-
Sekolah Garuda, program Prabowo Subianto diluncurkan serentak di 16 lokasi hari ini untuk akselerasi SDM unggul.
-
Program ini fokus pada pendidikan berasrama setara SMA dengan kurikulum STEM agar lulusan siap bersaing global.
-
12 sekolah unggulan bertransformasi dan 4 lokasi baru disiapkan; menargetkan beroperasi penuh tahun 2026/2027
SuaraBogor.id - Wajah pendidikan Indonesia bersiap menyambut era baru dengan pengenalan Sekolah Garuda, salah satu dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Program ambisius ini akan diperkenalkan kepada seluruh masyarakat secara serentak di 16 titik strategis di Indonesia pada Rabu, 8 Oktober 2025, menandai langkah besar pemerintah dalam upaya akselerasi pembangunan sumber daya manusia unggul.
Pengumuman resmi melalui akun Instagram @sekolahgaruda.ri dan @kemdiktisaintek.ri yang dikutip di Jakarta pada Rabu 8 Oktober 2025, menyebutkan bahwa kegiatan pengenalan bertajuk "Mengenal Sekolah Garuda: Harapan Baru Pendidikan Unggul" ini akan berlangsung serempak pada pukul 08.00-10.00 WIB, WITA, dan WIT hari ini.
Inisiatif ini digadang-gadang akan menjadi mercusuar bagi masa depan pendidikan berkualitas di tanah air, khususnya bagi generasi muda yang memiliki potensi besar.
Sebanyak 12 lokasi Sekolah Garuda transformasi, yang merupakan sekolah-sekolah unggulan yang telah ada, akan turut dilibatkan dalam pengenalan serentak ini.
Daftar Lokasi-lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah, antara lain:
- SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh
- SMAS Unggul Del Toba
- MAN IC Ogan Komering Ilir
- SMANU MH Thamrin Jakarta
- SMA Cahaya Rancamaya Bogor
- SMA Pradita Dirgantara Boyolali
- SMA Taruna Nusantara Magelang
- SMA Banua Kalsel Banjarbaru
- SMAN Siwalima Ambon
- SMAN 10 Samarinda
- MAN IC Gorontalo
- SMA Averos Sorong
Di samping itu, pengenalan juga akan dilakukan di empat lahan Sekolah Garuda baru yang berlokasi di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan, Konawe, dan Bulungan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperluas jangkauan pendidikan berkualitas ke daerah-daerah yang membutuhkan.
Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), telah menyiapkan empat Sekolah Garuda baru ini yang ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Sekolah-sekolah ini dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama setara jenjang SMA dengan fasilitas modern, bertujuan untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia berkualitas dan memutus rantai kemiskinan menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Puncak Membara! Warga Korban PHK Siap Gugat Presiden, Janji Menteri Hanif Faisol Cuma Angin Surga?
Kurikulum Sekolah Garuda akan diperkuat secara signifikan dengan pendekatan pembelajaran berbasis Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).
Fokus ini krusial untuk mempersiapkan para lulusan agar mampu bersaing di kancah global dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi top dunia, baik di dalam maupun luar negeri.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan visi di balik program ini.
"Sekolah Garuda ditujukan untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di kancah global dan masuk ke perguruan tinggi ternama," ujar Stella Christie dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Puncak Membara! Warga Korban PHK Siap Gugat Presiden, Janji Menteri Hanif Faisol Cuma Angin Surga?
-
Lagi-Lagi! Makan Bergizi Gratis Diduga Sebabkan Keracunan Massal, Tiga Siswa Dilarikan ke RSUD Ciawi
-
Rahasia Hati Anak yang Melembut, Ini 5 Elemen Penting dalam Bacaan Doa Agar Anak Nurut
-
Pesan Kunci Prabowo: Merajut Politik Dewasa dan Kerja Sama Lintas Partai Demi Kemajuan Bangsa
-
Lampaui Target KPR Subsidi, Prabowo: Maruarar Tunjukkan Perubahan Pola Kerja Pejabat Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Transformasi Digital Makin Kuat, BRI Jadi yang Pertama Bersertifikat ISO/IEC 25000
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Intip 5 Pilihan Sepeda yang Cocok dengan Gaya Hidup ASN
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham