SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil ikut mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq dalam kegiatan senam sehat bersama PWI Kota Bogor, yang dilanjutkan dengan bersih-bersih alun-alun Kota Bogor dan bersih sampah di sekolah penerima MBG, Jumat (17/10/2025).
Dari kegiatan ini, Adityawarman menilai bahwa Menteri Hanif Faisol telah menyampaikan pesan yang sangat penting bagi warga Kota Bogor untuk menjalani hidup sehat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
"Pak menteri menyampaikan pesan dengan menunjukkan secara langsung, bahwa kita semua harus hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan," kata Adit.
Lebih lanjut, Adit menyampaikan bahwa Kota Bogor telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2023-2053, sehingga Pemerintah Kota Bogor tinggal menjalankan mandat yang ada di dalam perda untuk menjaga kelestarian lingkungan Kota Bogor sesuai dengan RPJPD Kota Bogor.
"Instrumen peraturan sudah ada, tinggal kita bersinergi menjalankannya dengan menuangkan kedalam program APBD," jelas Adit.
Pada kesempatan tersebut, Adityawarman juga mengapresiasi PWI Kota Bogor yang telah melakukan kegiatan Jumat Sehat secara konsisten. Menurutnya, hal tersebut harus diteruskan karena memiliki nilai positif dan DPRD Kota Bogor akan memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.
"Perlu diapresiasi teman-teman PWI Kota Bogor yang telah konsisten menjalankan kegiatan Jumat Sehat. Kami di DPRD Kota Bogor juga akan mendukung kegiatan tersebut," tutup Adit.
Pada kegiatan tersebut turut hadir unsur Pimpinan Daerah (forkopimda) Kota Bogor pun turut hadir seperti Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, sejumlah kepala dinas, dan ribuan warga Bogor.
Menteri LH, Hanif Faisol menyampaikan beberapa pesan saat melakukan aksi bersih-bersih di area Alun Alun. Hanif mengatakan, aksi bersih-bersih ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan paling tidak satu minggu melakukan dua kali kegiatan bersih-bersih.
Baca Juga: Gaya Hidup Sehat ala BRI lewat BRImo Shoot Into Perfection Padel League 2025
Kota Bogor memiliki dua sungai besar yaitu Ciliwung dan Cisadane. Untuk itu, Hanif meminta kepada Pemerintah Kota Bogor untuk menjaga kebersihan lingkungannya di sungai tersebut.
"Di Kota Bogor ini timbulan sampah 700 ton per hari, dimana 500 ton di kelola oleh pemerintah dan 200 tonnya lagi masih tersebar di jalan dan di sungai. Jadi saya berharap betul untuk kerjasamanya jaga lingkungan kita, jaga kebersihannya. Karena kalau dua sungai ini penuh dengan sampah maka akan terdampak kepada daerah yang ada di hilirnya yaitu Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Kursi Kosong Saat Rapat Penting, Golkar Bogor Buka Suara Soal Anggota DPRD Diduga Bolos
-
Bolos 6 Bulan, Desy Yanthi Utami Masih Ditransfer Gaji dan Tunjangan dari DPRD Kota Bogor
-
Desy Yanthi Utami Anggota DPRD Bogor Bolos 6 Bulan Alasan Sakit, Hartanya Rp2,6 M, Ada Video Liburan
-
Ketua DPRD Apresiasi Kegiatan RRI Fest Bertema Lebih Sehat, Lebih Hijau, Lebih Berbudaya
-
DPRD Kota Bogor Tutup Masa Sidang ke-3 Tahun 2025, Sampaikan Laporan Kinerja dan Reses
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Antara Hidup dan Mati, Menanti Isep Pulang dari Tambang Pongkor Demi Janji Menikah Habis Lebaran
-
Kesaksian Warga Sukajaya: Kehilangan Anak dan Ipar di Lubang Pongkor, 4 Orang Masih Terjebak
-
Menunggu di Balik Pintu yang Tak Akan Pernah Terbuka, Kisah Pilu Istri Korban dalam Tragedi Pongkor
-
6 Warga Desa Urug Diduga Terjebak di Jalur Tikus Tambang Antam, Polisi Buka Posko Laporan
-
Tragedi Pongkor: Polisi Sebut Nihil Korban, Kades Cigudeg Justru Konfirmasi 6 Warganya Tewas