-
Pemerintah Pusat berencana menambah rute KRL ke Jasinga, Bogor, melalui jalur Parungpanjang-Jasinga atau Tenjo-Jasinga.
-
Penambahan jalur ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Jasinga dan Bogor Barat, serta mendorong pembangunan perumahan.
-
Pemkab Bogor telah mengajukan dua wacana rute tersebut ke Kemenhub, termasuk potensi angkutan tambang di jalur Parungpanjang-Jasinga.
SuaraBogor.id - Pemerintah Pusat mewacanakan penambahan rute kereta rel listrik (KRL) ke wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Pasalnya, penambahan jalur jasinga itu melalui rute KRL Parungpanjang-Jasinga dan atau Tenjo-Jasinga.
Hal itu dibenarkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setiaji.
"Jadi kita tuh sebenernya ingin mengembangkan wilayah ke Jasinga, jadi kita itu sedang merencanakan atau mengkaji jalur kereta api dari tenjo ke jasinga, dan dari Parungpanjang ke Jasinga," kata dia, Kamis 6 November 2025.
Ia menyebut, penambahan rute itu dinilai mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat khususnya Jasinga dan sekitarnya.
"Diharapkan dengan misalnya jalur kereta api atau jalur angkutan masyarakat pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat ya," kata dia.
"Developer-develover bangun perumahan besar bisa sama soalnya seperti sekarang di Tenjo kan sudah ada grup podomoro kan di sana kan," lanjutnya.
Saat itu, kata dia, Pemkab Bogor sedang mengajukan dua wacana jalur atau rute Parungpanjang-Jasinga dan Tenjo-Jasinga ke Kementerian Perhubungan.
"Intinya sedang diajukan ke kereta api, ke Kemenhub jalur kereta api dari jasinga ke Tenjo atau dari Parungpanjang ke jasinga. Apalagi kalau parungpanjang-jasinga bisa selain buat jalur orang direncanakan juga nanti angkutan tambang atau kereta api untuk angkutan tambang bisa lewat situ," jelas dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga: 411 Lubang Tambang Ilegal Ditemukan di Gunung Halimun Salak, Operasi Penindakan Makan Korban
Berita Terkait
-
411 Lubang Tambang Ilegal Ditemukan di Gunung Halimun Salak, Operasi Penindakan Makan Korban
-
Akses Vital Tiga RT Terisolasi: Warga Buana Jaya Nantikan Jembatan Cimapag, Pangkas Waktu Tempuh
-
Tragedi di Tengah Sawah Bogor: 2 Remaja Tewas Seketika Disambar Petir Saat Berteduh
-
Waduh! Banyak Kasus Mandek di Kejari Kabupaten Bogor, Ini Kata Denny Achmad
-
8 Fakta Kriminalitas Digital Berujung Maut: Kenalan di Facebook, Remaja AN Dibunuh Sadis di Bogor
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat