-
Mahasiswi Universitas Pakuan, Ira Siti Nurazizah, jatuh dari lantai 3 Gedung Manajemen dan langsung dilarikan ke RS Mayapada di Bogor Timur.
-
Polisi menduga Ira sengaja menjatuhkan diri dari lantai 3 Gedung Manajemen karena ditemukan surat yang mengindikasikan keinginan bunuh diri.
-
Dalam suratnya, Ira meminta maaf kepada orang tuanya, mengatakan "cape" dan "nyerah" serta mengaku mentalnya rusak dan hancur.
SuaraBogor.id - Fakta baru terungkap setelah kejadian Mahasiswi Universitas Pakuan bernama Ira Siti Nurazizah jatuh dari lantai 3 Gedung Manajemen, Rabu 12 November 2025 siang kemarin.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo menjelaskan, Ira Siti Nurazizah kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Maya Pada (BMC) di wilayah Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
Kompol Waluyo menjelaskan, dari hasil olah TKP, ada unsur kesenjangan yang dilakukan oleh Ira Siti Nurazizah saat terjatuh dari lantai 3 tersebut.
"Kemudian korban menjatuhkan diri dari lantai 3 yang kemudian terjatuh hingga tak sadarkan diri," ujarnya kepada wartawan, Kamis 11 November 2025.
Ia menjelaskan, pihaknya melakukan pendalaman dan menemukan fakta bahwa Ira Siti Nurazizah meminta maaf kepada orang tuanya.
"Maafkan Ira bu, ayah, Ira cape Ira nyerah mental Ira rusak mental Ira hancur maafin Ira nyuhunkeun hampura saageung - ageung an hate ira tos teu kiat dinyenyeri ira cape maaf bu, ayah ira gagal jadi anak ibu sareng ayah teu cocok jadi anak yang baik," kata Ira dalam tulisannya.
Kompol Waluyo menjelaskan, berdasarkan fakta itu, Ira diduga melakukan itu karena keinginan dirinya untuk bunuh diri. Dalam tulisan itu, Ira mengaku mentalnya rusak dan gagal menjadi seorang anak yang baik.
"Berdasarkan tulisan dari surat tersebut, diduga korban melompat dari lantai 3 dikarenakan ingin bunuh diri," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga: Uji Coba Timnas U-22 vs Mali di Bogor, Ferrari Ungkap Strategi Rahasia Racikan Indra Sjafri
Berita Terkait
-
Uji Coba Timnas U-22 vs Mali di Bogor, Ferrari Ungkap Strategi Rahasia Racikan Indra Sjafri
-
Detik-Detik Mengerikan! Mahasiswi Unpak Bogor Tiba-Tiba Terjun Bebas dari Lantai 3
-
Identitas Pembunuh Driver di Tol Jagorawi Dikantongi Polisi, Tinggal Tunggu Waktu Ditangkap!
-
Misteri Mayat di Pinggir Tol Jagorawi Terkuak: Korban Adalah Driver Taksi Online
-
Pilunya Malam di Cibinong: Pohon Tumbang Timpa Satu Keluarga, Balita Kritis Jalani Operasi
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Misteri Pasutri Hilang di Jalur Puncak Terjawab, Ditemukan Meninggal di Cikalongkulon
-
7 Jam Berjibaku dengan Api! Damkar Bogor Berhasil Taklukkan Kebakaran Hebat Pabrik Plastik
-
Desa BRILiaN Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh Inovatif Bersama Dukungan BRI
-
Desa Hendrosari Melesat: UMKM Berkembang, Pembeli Berdatangan, Ekonomi Tumbuh Lewat Desa BRILiaN
-
Sentuhan Nostalgia di D'Kambodja Heritage, Kuliner Semarang Karya Anne Avantie yang Kian Berkembang