-
Tiga pengendara motor, terdiri dari satu dewasa dan dua anak (salah satunya balita), terluka akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Edi Yoso Cibinong.
-
Balita korban pohon tumbang di Cibinong mengalami luka serius dan telah menjalani operasi di RSUD Cibinong pada 11 November 2025.
-
DPKPP menyatakan terus melakukan penebangan pohon berbahaya dan akan meningkatkan pengawasan terhadap pohon di jalan setelah insiden tersebut.
SuaraBogor.id - Tiga orang menjadi kroban akibat pohon tumbang yang menimpa mereka di Jalan Edi Yoso, dekat SDN Pakansari 01, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Selasa 11 November 2025 malam.
Salah satu keluarga korban, Aldy Setiadi menjelaskan kejadian itu bermula saat tiga orang dalam satu motor melintas area tersebut sekitar pukul 19:00 WIB.
Mereka akhirnya, tiga korban tertimpa pohon yang tumbang itu. Dua korban dewasa dan satu lainnya masih balita.
"Kejadiannya di jam 19.00 kurang tgl 10 november 2025. Kronologi pas melintas depan SDN Pakansari 01 tiba-tiba sebuah Pohon kering rubuh menimpa korban 3 orang," jelas Aldy, Rabu (12/11/2025).
"Yang terdiri dari 1 orang dewasa, 1 orang anak-anak, dan 1 orang balita, posisinya boncengan bertiga, di depan anak balita, di belakang anak usia 8 tahun, yang bawa motor perempuan dewasa," lanjut dia.
Dia melanjutkan, pohon menimpa balita dan pengendara mengakibatkan luka kepala pada bagian kening balita dan luka kepala pada pengendara.
"Korban balita per tanggal 11 november sudah di lakukan tindakan operasi di RSUD Cibinong (RSUD Bakti Pajajaran) dan sedang tahap pemulihan," ucapnya.
Dirinya berharap, agar mendapat perhatian pemerintah agar memperhatikan kondisi pohon atau ranting kering di seputar jalan yang padat kendaraan melintas.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Eko Mujiarto menjelaskan, pihaknya terus melakukan penebangan terhadap pohon yang dinilai berbahaya.
Baca Juga: Menko Muhaimin Ungkap Rahasia SMAKBO yang Lulusannya Hampir 100 Persen Terserap Kerja
"Oh iya justru, sebenarnya kita bergerak terus setiap hari juga kita mengamati pohon-pohon yang membahayakan kita ini kita tebang. Dengan kejadian itu kita lebih teliti lagi terutama pohon yang membahayakan pengendara pengguna jalan," kata Eko.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Menko Muhaimin Ungkap Rahasia SMAKBO yang Lulusannya Hampir 100 Persen Terserap Kerja
-
Viral! Polisi Ini Tolak Uang Suap Pengendara di Bogor, Intip Reaksi Tak Terduga Sang Kapolres
-
Misteri Hilangnya Sengketa Lahan Negara di Megamendung Bogor
-
Demi Sukseskan Program Prabowo, Kejari Bogor Bekali Kades Ilmu 'Anti-Korupsi'
-
Hanya 4 dari 55 Dapur Penuhi Izin! Program Makan Gratis di Bogor Terancam Soal Keamanan Pangan Anak
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Sentuhan Nostalgia di D'Kambodja Heritage, Kuliner Semarang Karya Anne Avantie yang Kian Berkembang
-
Berawal Sederhana, BRILink Agen di Bakauheni Tumbuh Jadi Tulang Punggung Layanan Transaksi
-
Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Contoh Sukses Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dan Teknologi
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Kematian Dokter Internship di RSUD Pagelaran Cianjur