-
Operasi Zebra Lodaya 2025 menambah personel di Sentul untuk memeriksa kendaraan Plat F Kabupaten Bogor yang terlambat membayar pajak selama tiga hari.
-
Pengendara yang belum bayar pajak akan diarahkan ke Bappenda atau Samsat keliling. Jika tak bisa bayar, mereka wajib membuat surat pernyataan kesanggupan.
-
Petugas akan menindak pengendara yang melanggar surat pernyataan kesanggupan bayar pajak yang telah dibuat sebelumnya. Puluhan kendaraan telah terdeteksi menunggak.
SuaraBogor.id - Petugas Operasi Zebra Lodaya 2025 menambah personel untuk memeriksa pajak kendaraan pada Selasa hingga Kamis 20 November 2025 mendatang.
"Penambahan personil guna pelaksanaan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor di simpang Sentul yang dilaksanakan selama tiga hari dari selasa rabu dan kamis," kata KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, Selasa 18 November 2025.
Iptu Ardian menyebut, pemeriksaan kendaraan khusus pajak itu dilakukan untuk hanya kendaraan Plat F Kabupaten Bogor. Polisi, kata dia, akan memeriksa kendaraan yang telat membayar pajak.
"Pajak yang belum terbayarkan baik tahunan maupun lima taunan itu akan diarahkan ke petugas Bappenda serta nantinya diarahkan ke kendaraan Samsat keliling untuk pembayaran pajaknya," jelas dia.
Ia menyebut, jika pengendara tidak bisa membayarkan pajak pada hari itu juga. Maka petugas akan meminta pengendara untuk membuat pernyataan.
"Kalau misalnya belum bisa bayar pajak untuk hari ini, itu disarankan untuk membuat pernyataan kesanggupan pembayaran pajak di jangka waktu tertentu baik satu minggu hingga satu bulan," jelas dia.
Jika pernyataan kesanggupan pembayaran itu masih belum dilaksanakan, maka petugas akan melakukan penindakan kepada pengendara.
"Baru nanti apabila kami memeriksa pajak kendaraan di bulan depan dan menemukan pengendara yang kemarin sudah membuat pernyataan namun belum membayar kan sesuai dengan waktu jatuh tempo yang sudah dinyatakan disurat pernyataan, maka kami laksanakan penindakan," tutup dia.
Saat ini, kata dia, sudah puluhan pengendara Plat F Kabupaten Bogor yang diketahui belum membayar pajak. Mereka diketahui belum melaksanakan daftar ulang tahunan.
Baca Juga: Bikin Penasaran! Abdul Khoir Punya Rencana Ini Untuk Susukan Bojonggede
"Untuk kendaraan yang sudah diberikan kurang lebih 20-25 kendaraan memang itu sudah terdeteksi belum melaksanakan daftar ulang tahunan. Mayoritas roda empat, roda dua baru ada dua," jelas dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Bikin Penasaran! Abdul Khoir Punya Rencana Ini Untuk Susukan Bojonggede
-
Jalur 4 Stasiun Depok Lumpuh Sempat Kacaukan KRL, Sekarang Rute Bogor-Jakarta Normal Lagi
-
Rahasia Mendapatkan Ratusan Ribu dari 5 Link DANA Kaget, Cepat Sebelum Kehabisan Kuota!
-
Lunasi Pajak Kendaraan atau Surat Tilang Menanti, Inilah Fokus Operasi Zebra di Simpang Sentul
-
Melawan Arus hingga Bonceng Tiga, Pelajar di Bogor Kena Hukuman Fisik 150 Kali Push Up
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Pemain Judi Online Terbanyak se-Indonesia Ada di Kabupaten Bogor
-
Berawal dari Paket Misterius di Jasa Pengiriman, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Cair Asal Bogor
-
Tragedi Subuh di Cilebut, Lansia Asal Kota Bogor Tewas Tertabrak KRL
-
Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat