-
Indocement sukses menjalankan program CSR yang fokus pada keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal, melahirkan UMKM tangguh dan beromzet tinggi.
-
Program seperti "Jangkrik BOS" dan pendampingan UMKM kuliner telah memberikan dampak ekonomi nyata, dengan omzet hingga puluhan juta rupiah.
-
Komitmen Indocement pada ESG diakui global; salah satu inisiatifnya memenangkan penghargaan Quarry Life Award di Jerman.
SuaraBogor.id - Isu keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal kini bukan lagi sekadar jargon perusahaan, melainkan aksi nyata yang membawa dampak besar.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. membuktikan hal tersebut dengan mencetak prestasi ganda melahirkan UMKM tangguh beromzet puluhan juta rupiah di dalam negeri dan menyabet penghargaan bergengsi di tingkat internasional.
Corporate Social Responsibiliy Manager, Gadang Wardono mengatakan langkah strategis Indocement melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ini menjadi bukti bahwa industri manufaktur besar dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat desa mitra dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Siapa sangka, budidaya jangkrik bisa menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Di Kompleks Pabrik Citeureup, Indocement menyulap lahan reklamasi pascatambang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi. Salah satu kisah sukses datang dari Bapak Suhada, peternak jangkrik di Desa Hambalang, Kabupaten Bogor.
"Melalui program "Jangkrik BOS", Bapak Suhada kini mengelola sembilan jodag dengan kapasitas bibit 3 kg. Hasilnya fantastis, setiap 1 kg telur mampu menghasilkan panen 100–150 kg jangkrik," katanya, Kamis 11 Desember 2025.
Tak main-main, omzet yang dikantongi Bapak Suhada mencapai Rp9–10 juta setiap kali panen. Program ini dinilai sangat efektif dengan nilai Social Return On Investment (SROI) mencapai 2,23.
Artinya, setiap Rp1 investasi sosial yang dikeluarkan perusahaan, menghasilkan manfaat sosial senilai Rp2,23 bagi masyarakat.
Dalam pesan yang diterima SuaraBogor, tak hanya jangkrik, sektor kuliner pun turut didorong naik kelas. Ibu Apriana, pemilik Mamanaa Cake & Bakery di Desa Citeureup, merasakan dampak nyata pendampingan ini.
"Berkat bantuan legalitas, sertifikasi halal, perbaikan packaging, hingga manajemen limbah menjadi kompos, usaha yang dirintis sejak 2017 ini melesat tajam. Saat ini, omzet Mamanaa Cake & Bakery tembus angka Rp75.000.000 per bulan," imbuhnya.
Baca Juga: BRI Dorong Difabel Berdaya Lewat Pelatihan dan Pemagangan
Kabar membanggakan lainnya datang dari kancah global. Komitmen Indocement terhadap lingkungan mendapat pengakuan dunia melalui ajang Quarry Life Award (QLA) yang digelar oleh Heidelberg Materials.
Pada pengumuman pemenang di Heidelberg, Jerman, 27 November 2025 lalu, proposal edukasi karya Faradlina Mufti berhasil menyabet penghargaan internasional kategori Biodiversity & Education Award. Faradlina merupakan juara pertama QLA Indonesia 2025.
Proposalnya yang berjudul “Pendidikan Keanekaragaman Hayati melalui Birdwatching Siswa SMA Negeri 1 Palimanan dan SMA PGRI Palimanan di Kawasan Konservasi Indocement Palimanan, Cirebon” sukses memukau juri internasional.
"Inisiatif ini selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dipegang teguh oleh Indocement dan induk perusahaannya, Heidelberg Materials AG," pungkasnya.
Berita Terkait
-
BRI Dorong Difabel Berdaya Lewat Pelatihan dan Pemagangan
-
BRI Rilis Survei UMKM: Sektor Konstruksi dan Pertanian Jadi Penopang Ekspansi Q3-2025
-
Dari Desa ke Mall Kota, Begini Strategi BRI & SOGO Angkat Derajat UMKM
-
BRI Pacu Penyerapan KUR Mikro Rp160 Triliun pada 2025, Siap Perluas Pembiayaan UMKM
-
Inovasi Berkelanjutan Faber Instrument Tampil Mengesankan di BRI UMKM EXPO(RT)
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Nasabah BRI Berpeluang Nonton Eksklusif Langsung di Camp Nou
-
Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor
-
Viral! Oknum Keamanan Tambang Emas Pongkor Diduga Jual Akses Lubang Tambang, Tarifnya Fantastis
-
Hapus Sistem 3 Bulanan, TPG Cair Tiap Bulan Jadi Kepastian Hak bagi Ribuan Guru
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara