Kecelakaan maut terjadi di Gunung Sindur pada Jumat subuh, melibatkan sebuah pikap, motor, dan minibus misterius. Peristiwa tragis ini mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia akibat luka yang fatal.
Tabrakan dipicu manuver berbahaya pikap yang menyerempet minibus lalu menghantam motor dari arah berlawanan. Pengemudi minibus kabur, sementara korban jiwa sempat dilarikan ke RSUD Bogor sebelum akhirnya dinyatakan wafat.
Tragedi ini menjadi peringatan bagi pengguna jalan agar tetap waspada saat subuh meski kondisi jalan lengang. Kelalaian sesaat dan manuver tidak aman dapat berujung pada kecelakaan fatal yang mematikan.
SuaraBogor.id - Keheningan waktu subuh di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, mendadak pecah oleh suara benturan keras yang mengerikan.
Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di Jalan Raya Pendidikan, Kampung Rawa Kalong, pada Jumat pagi, 19 Desember 2025.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.50 WIB ini merenggut nyawa seorang pengendara motor dan melibatkan tiga kendaraan sekaligus, salah satunya kabur meninggalkan lokasi.
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para "pejuang subuh" yang sering memacu kendaraan di saat jalanan tampak lengang.
Kewaspadaan tidak boleh kendur sedetik pun, karena bahaya seringkali muncul dari manuver kendaraan lain yang tak terduga.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya membeberkan detail kronologi berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi mata berinisial E S yang berada di lokasi.
Kecelakaan bermula saat kendaraan Suzuki Pick Up bernomor polisi F-8295-YI yang dikemudikan oleh R R, melaju dari arah Serpong menuju Gunung Sindur.
Setibanya di TKP, tepatnya di RT 001/006 Desa Rawa Kalong, sopir pikap diduga melakukan manuver berbahaya. Kendaraan tersebut bergerak ke kanan jalan.
"Kendaraan Suzuki Pick Up No.Pol F-8295-YI bergerak dari arah Serpong menuju kearah Gunung Sindur, setibanya di TKP bergerak ke kanan kemudian menyerempet Kendaraan minibus yang jenis dan No.Pol tidak diketahui," ungkap Ipda Ferdhyan Mulya dalam laporannya.
Setelah menyerempet minibus misterius yang langsung melanjutkan perjalanan (kabur), laju Suzuki Pick Up tersebut tidak terkendali.
Baca Juga: Cinta Berujung Maut di Cibinong: Mekanik Muda Nekat Akhiri Hidup Usai Diputus Kekasih
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Vario bernomor polisi F-3145-OI yang dikendarai oleh korban berinisial A.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan posisi pikap yang memakan jalur lawan, tabrakan "adu banteng" pun tak terhindarkan.
"Lalu menabrak Kendaraan Sepeda Motor Honda Vario No.Pol.: F-3145-OI yang bergerak dari arah berlawanan, Maka terjadi kecelakaan lalu lintas," tambah Ipda Ferdhyan Mulya.
Dampak benturan tersebut sangat fatal bagi pengendara motor. Korban A mengalami luka-luka yang sangat serius di beberapa bagian vital tubuhnya. Laporan medis mencatat korban mengalami luka robek pada bagian dahi, rahang patah, dan patah tulang kaki kanan.
Warga dan petugas segera melarikan korban ke RSUD Kota Bogor untuk mendapatkan pertolongan. Namun, takdir berkata lain. Nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Berita Terkait
-
Cinta Berujung Maut di Cibinong: Mekanik Muda Nekat Akhiri Hidup Usai Diputus Kekasih
-
Warga Harapanjaya Dapat Banpang, Ketua IPSM Cibinong: Jangan Terlena Bansos, Harus Bangkit
-
Avanza Ringsek Terjepit Truk di Jalan Raya Bogor, Sopir Sempat Mencoba Kabur
-
Pemotor Wanita Hantam Pikap di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol: Luka Robek di Kepala
-
Ancaman Rudy Susmanto untuk Birokrasi Lamban: Jika Ingin Bogor Maju, Kita Harus Berlari Bersama
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat