Seorang mekanik berinisial EB di Cibinong nekat mengakhiri hidupnya karena tidak terima diputuskan oleh sang kekasih melalui telepon, setelah sebelumnya sempat memberikan ancaman bunuh diri kepada pasangannya.
Jasad EB ditemukan oleh kekasihnya sendiri pada Kamis sore di depan kamar mandi dalam kondisi tergantung, setelah saksi merasa curiga karena korban berhenti membalas pesan singkat sejak pagi.
Pihak Kepolisian Sektor Cibinong memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini murni diduga sebagai aksi bunuh diri yang dipicu oleh masalah asmara dan patah hati.
SuaraBogor.id - Kisah pilu terjadi pada EB (28) seorang mekanik asal Perumahan Bogor Asri Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. EB mengakhiri hidupnya karena kisah cintanya yang sudah berakhir.
Kapolsek Cibinong, AKP Jony Handoko menjelaskan, kisah itu diketahui pada Kamis 18 Desember 2025 sore jelang malam kemarin.
Kejadian itu bermula saat pacar korban menghubungi EB untuk mengakhiri hubungan mereka sekitar pukul 03:00 WIB dengan cara menelepon.
"18 Desember 2025 sekitar jam 03:00 WIB meminta putus, lalu korban mengancam untuk bunuh diri," kata dia, Jumat, 19 Desember 2025.
Sang kekasih kemudian meminta perempuannya datang ke rumahnya untuk membuktikan bahwa tiada lagi yang perlu diperjuangkan selain cintanya kepada sang kekasih hingga nyawa pun rela hilang.
Mulanya, pacar korban tidak percaya dengan apa yang disampaikan lelakinya. Sampai akhirnya, lelakinya pun meminta pacarnya untuk datang lebih pagi ke rumah dia.
"Tiba-tiba korban minta agar saksi datang pagi, lalu sekitar 04:30 WIB, terakhir chat mengatakan bahwa tidak percaya kalau orang mati karena cinta setelah itu korban sudah tidak ada jawaban," jelas dia.
Perempuannya tidak datang pagi itu karena tidak percaya dan sedang tidak enak badan. Namun, sekitar pukul 15:00 WIB, saksi yang juga pacarnya itu mencoba datang ke rumah laki-lakinya karena sudah tidak lagi memberi kabar.
"Sekira sore jam 15:00 WIB saksi mencoba datang kerumah korban untuk cek keadaannya, karena tidak ada jawaban saat mengetuk pintunya dan teringat bahwa pintu rumah korban tidak pernah dikunci maka saksi mencoba masuk," jelas dia.
Baca Juga: Warga Harapanjaya Dapat Banpang, Ketua IPSM Cibinong: Jangan Terlena Bansos, Harus Bangkit
Pacarnya itu kemudian mencari korban hingga ke kamar korban. Tak disangka, pria berprofesi mekanik itu memang menghabisi nyawanya sendiri karena diputuskan hubungannya.
"Saksi mencoba masuk ke kamarnya karena saksi berfikir ,korban sembunyi, dikarenakan tidak ada, saksi mencoba mencarinya hingga saat membuka kamar mandi dilihatnya korban sudah tidak sadarkan diri dalam keadaan tergantung didepan kamar mandi," jelas dia.
Polisi memastikan, korban tewas bukan karena dibunuh atau mendapatkan kekerasan dari seseorang. Korban, kata dia, diduga menghabisi nyawanya karena cinta.
"setelah dilakukan cek dan olah TKP ,di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan dan setelah membaca isi chat antara saksi dan korban ,diduga korban tidak terima untuk diputuskan oleh saksi," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Warga Harapanjaya Dapat Banpang, Ketua IPSM Cibinong: Jangan Terlena Bansos, Harus Bangkit
-
Avanza Ringsek Terjepit Truk di Jalan Raya Bogor, Sopir Sempat Mencoba Kabur
-
Pemotor Wanita Hantam Pikap di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol: Luka Robek di Kepala
-
Ancaman Rudy Susmanto untuk Birokrasi Lamban: Jika Ingin Bogor Maju, Kita Harus Berlari Bersama
-
12 Juta Motor Bakal Kepung Jabodetabek? Dishub Bogor Pasang Kuda-Kuda Hadapi Libur Nataru
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat