-
Kelanjutan Kajian Rutin Pemkab Bogor bekerja sama dengan PCNU akan terus menyelenggarakan kajian bulanan di Masjid Nurul Wathon guna menghidupkan kegiatan religius bagi seluruh masyarakat dan elemen organisasi Islam.
-
Agenda Ceramah Mendatang Setelah Gus Miftah, Ustadz Abdul Somad dijadwalkan mengisi kajian pada 25 Januari 2026 sebagai penceramah pilihan PCNU untuk memeriahkan suasana masjid dan memberikan siraman rohani.
-
Sinergi Pemerintah dan Ulama Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemerintah membangun fisik masjid, sementara ulama dan ormas Islam berperan penting dalam membangun jiwa spiritualitas melalui berbagai kegiatan keagamaan bersama.
SuaraBogor.id - Masjid Raya Nurul Wathon yang berdiri megah di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, terus mengukuhkan posisinya sebagai pusat peradaban dan syiar Islam di Kabupaten Bogor.
Setelah sukses menggelar acara perdana, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan denyut kegiatan keagamaan di masjid ikonik ini tidak akan berhenti.
Kabar gembira bagi para pencari ilmu, ulama kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) dijadwalkan akan hadir menyapa warga Bogor pada awal tahun depan.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, pada Minggu (28/12/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari program kajian bulanan yang dirancang untuk memakmurkan masjid baru tersebut.
Uniknya, Pemkab Bogor tidak berjalan sendirian, melainkan menggandeng erat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor sebagai kurator penceramah.
Sebelumnya, masjid ini telah pecah telur dengan kehadiran Miftah Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah sebagai penceramah pertama.
Kehadiran Gus Miftah sempat memancing atensi publik yang luar biasa, baik dukungan maupun kritik di media sosial pemerintah daerah.
Menjawab dinamika dan antusiasme tersebut, Rudy menjelaskan bahwa untuk agenda bulan depan, tongkat estafet dakwah akan diserahkan kepada UAS.
Baca Juga: Baru Dilantik 2024, Anggota DPRD Bogor Heri Gunawan Langsung Tancap Gas Bawa Ratusan Program
Ulama asal Riau yang memiliki jutaan pengikut setia ini diproyeksikan akan mengisi kajian pada 25 Januari 2026.
"Kita meminta kepada Ketua PCNU Kabupaten Bogor, silahkan membawa yang memimpin doa siapa. Di Januari terjatuh tanggal 25, insya Allah kalau tidak ada perubahan diisi oleh Ustadz Abdul Somad," jelas Rudy Susmanto.
Penunjukan UAS ini diharapkan dapat mengobati kerinduan masyarakat Bogor akan kajian yang mendalam, humoris, namun tetap tegas dalam prinsip agama, ciri khas dari Tuan Guru tersebut.
Dalam pengelolaannya, Bupati Rudy menegaskan filosofi kolaborasi antara Umara dan Ulama. Ia menyadari bahwa tugas pemerintah hanyalah menyediakan infrastruktur fisik.
Namun, untuk menghidupkan suasana spiritual atau ruh dari bangunan tersebut, peran ormas Islam dan para kiai sangatlah vital.
Rudy membuka pintu selebar-lebarnya tidak hanya bagi PCNU, tetapi juga organisasi masyarakat (ormas) Islam lainnya untuk turut serta memeriahkan dan memakmurkan Masjid Nurul Wathon.
Inklusivitas ini menjadi kunci agar masjid ini benar-benar menjadi rumah bagi seluruh umat Muslim di Bogor.
Berita Terkait
-
Baru Dilantik 2024, Anggota DPRD Bogor Heri Gunawan Langsung Tancap Gas Bawa Ratusan Program
-
Muak Terjebak One Way Puncak? Intip Pesona Cijeruk, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Salak
-
Warga Klapanunggal Bogor Temukan Mayat Anak Membengkak di Samping Ibu Lansia yang Lemas
-
Wajah Baru Refleksi Akhir Tahun Bogor: Antara Doa, Syukur dan Dukungan untuk Pedagang Kecil
-
Tanpa Pesta Pora, Pemkab Bogor Pilih Peluk 1.200 Yatim dan Lansia di Penghujung 2025
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity