-
Keberhasilan Penyelamatan Anggaran Pemkab Bogor berhasil mengamankan uang negara sebesar Rp44,5 miliar sepanjang 2025 melalui pengawasan ketat terhadap dana desa, dana BOS, hingga penindakan laporan SPJ fiktif.
-
Penyebab Kerugian Negara Potensi kerugian negara tersebut mayoritas dipicu oleh penyelewengan dana BOS, penggelembungan biaya makan minum, serta proyek fiktif yang ditemukan melalui hasil audit rutin Inspektorat.
-
Fokus Pengawasan Desa ke Depan Menindaklanjuti arahan Presiden, Pemkab Bogor akan memprioritaskan pemeriksaan anggaran pada desa-desa yang bermasalah serta desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun 2027 mendatang.
SuaraBogor.id - Kabar mengejutkan sekaligus melegakan datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di penghujung tahun 2025.
Di tengah tuntutan transparansi yang kian gencar disuarakan anak muda, Inspektorat Kabupaten Bogor berhasil melakukan aksi penyelamatan uang rakyat yang fantastis.
Sepanjang periode Januari hingga akhir Desember 2025, Pemkab Bogor sukses mengamankan pengembalian uang anggaran senilai total Rp44,5 miliar.
Angka ini bukan jumlah kecil. Dana puluhan miliar tersebut merupakan hasil dari pengawasan ketat terhadap berbagai pos anggaran yang terindikasi bocor atau disalahgunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman, membeberkan rincian dari mana saja uang tersebut berasal. Salah satu penyumbang pengembalian adalah hasil audit dana desa yang mencapai Rp1,6 miliar.
Namun, yang bikin geleng-geleng kepala adalah temuan di sektor lain.
Penyelewengan anggaran ternyata terjadi melalui modus-modus klasik seperti pembengkakan anggaran makan dan minum serta pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) fiktif alias laporan kegiatan yang tidak pernah ada namun dananya dicairkan.
"Jadi dari pengawasan Kabupaten Bogor kita telah pencegahan potensi kerugian negara Rp44,2 miliar," jelas Arif Rahman.
Sektor pendidikan juga tak luput dari tangan jahil. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang seharusnya untuk siswa, justru menjadi lahan basah penyelewengan melalui pembelian barang yang bermasalah.
Baca Juga: 2026 Kawasan Pakansari Bakal Punya Hotel 'Zamzam Tower' dan Payung Madinah
"Nah dana BOS itu temuan-temuan kemarin itu karena pembelian. Itu pembelian barang. Kemudian SPJ fiktif juga ada," lanjutnya blak-blakan.
Langkah tegas Inspektorat ini sejalan dengan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Arif Rahman menyebutkan bahwa Pemkab Bogor akan melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap anggaran Desa.
Tidak semua desa akan diperiksa secara acak. Inspektorat akan menggunakan strategi berbasis laporan masyarakat dan rekomendasi kecamatan.
Desa-desa yang dilaporkan warga atau dicurigai kecamatan menyalahi aturan akan menjadi prioritas utama pemeriksaan.
"Karena rekomendasi dari kecamatan kita rata. Cuman tahun depan kita prioritaskan desa-desa yang akan melakukan pilkades serentak di 2027," tutup Arif.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
2026 Kawasan Pakansari Bakal Punya Hotel 'Zamzam Tower' dan Payung Madinah
-
Flyover Bomang-Tegar Beriman Siap Dibangun 2027, Bogor Utara ke Cibinong Makin Sat-Set
-
Di Luar Nalar! 4 Fakta Ngeri Puting Beliung di Bogor yang Bikin Sayap Pesawat Terbang 300 Meter
-
Puting Beliung Bogor Terbangkan Sayap Pesawat Sejauh 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
-
Petugas Damkar Kota Bogor Kemalingan Motor, Curhat Pilu: Boleh Kan Kami Sekali-kali Minta Tolong?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity