-
Pembentukan Satuan Baru Polres Bogor membentuk Satuan PPA-PPO pada 2026 untuk memperkuat penanganan kasus kekerasan perempuan, anak, dan perdagangan orang melalui struktur organisasi yang lebih fokus, bertenaga, dan mandiri.
-
Transformasi dan Kewenangan Peralihan dari unit menjadi satuan mandiri memberikan PPA-PPO wewenang lebih luas, anggaran sendiri, serta dipimpin oleh Kasat guna memastikan manajemen kasus kelompok rentan dilakukan secara spesifik.
-
Proyek Percontohan Jawa Barat Polres Bogor terpilih menjadi pilot project di bawah Polda Jawa Barat bersama Polres Karawang untuk mengoptimalkan penanganan dinamika kasus kekerasan dan perdagangan manusia yang tinggi.
SuaraBogor.id - Mengawali tahun 2026, angin segar berhembus bagi penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Kabupaten Bogor.
Isu kekerasan terhadap perempuan, anak, serta momok menakutkan berupa Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kini mendapatkan atensi yang jauh lebih serius.
Polres Bogor secara resmi mengumumkan transformasi besar dalam struktur organisasinya dengan membentuk satuan kerja baru yang lebih bertenaga dan fokus.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, membawa kabar gembira bahwa pihaknya akan membentuk Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO).
Langkah progresif ini diambil sebagai upaya konkret penguatan penanganan kasus terhadap kelompok rentan yang angkanya masih cukup tinggi di wilayah penyangga ibu kota.
Selama ini, penanganan kasus kekerasan seksual, KDRT, hingga perdagangan manusia hanya ditangani oleh sebuah unit di bawah payung besar Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).
Hal ini seringkali membuat beban kerja menumpuk dan fokus terbagi dengan tindak pidana umum lainnya.
“Bahwa di tahun 2026 nanti Polres Bogor akan memiliki satuan tersendiri, yaitu satuan PPA-PPO,” kata Wikha kepada wartawan.
Perubahan status ini bukan sekadar ganti nama. Dengan menjadi satuan tersendiri, PPA-PPO akan memiliki wewenang lebih luas, anggaran mandiri, dan manajemen kasus yang lebih spesifik.
Baca Juga: Berkas Kasus Korupsi Rp2,3 Miliar Kades Cikuda Resmi P21, Polres Bogor: Jangan Coba-coba!
“Saat ini penanganan kasus PPA-PPO itu tertumpu pada Satuan Reserse Kriminal,” ujarnya.
Terobosan ini ternyata mendapat lampu hijau langsung dari tingkat provinsi. Polres Bogor patut berbangga karena dipercaya menjadi percontohan atau pilot project bagi polres-polres lain di Jawa Barat.
Kepercayaan ini didasari oleh tingginya dinamika kasus di Bogor yang membutuhkan penanganan ekstra.
“Kemarin kami ajukan ke Polda, alhamdulillah di-ACC, ada dua polres di wilayah Polda Jawa Barat yang menjadi pilot project, yaitu Polres Bogor dan Polres Karawang,” ungkap Wikha.
Nantinya, Satuan PPA-PPO tidak lagi dipimpin oleh Kanit (Kepala Unit), melainkan oleh seorang Kasat (Kepala Satuan) yang setara dengan Kasat Lantas atau Kasat Narkoba.
“Nanti akan ada kepala satuannya sendiri, memiliki tiga unit, dan juga memiliki personel yang jumlahnya lebih besar dari yang sekarang,” jelas Wikha.
Berita Terkait
-
Berkas Kasus Korupsi Rp2,3 Miliar Kades Cikuda Resmi P21, Polres Bogor: Jangan Coba-coba!
-
Cek Jadwal KRL Bogor-Jakarta Jumat 2 Januari 2026: Jangan Sampai Ketinggalan Kereta!
-
Pesta Mabuk Batal! Polres Bogor Gilas 9.873 Botol Miras Ilegal Jelang Malam Tahun Baru
-
Kejari Bogor Tuntaskan Ribuan Kasus hingga Setor Denda Tilang Rp405 Juta
-
4 Wisata di Caringin Bogor, Dari Rafting Seru hingga Ngopi Hits di Hutan Pinus
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity