-
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, secara resmi mengonfirmasi bahwa total korban tewas dalam tragedi di tambang emas Gunung Pongkor berjumlah 11 orang. Angka ini memvalidasi data lapangan yang sebelumnya sempat simpang siur.
-
Para korban merupakan penambang yang berasal dari tiga kecamatan berbeda di Bogor Barat, yaitu Cigudeg (6 orang), Sukajaya (3 orang), dan Nanggung (2 orang). Mereka diduga tewas akibat terpapar gas beracun di dalam lubang tambang.
-
Pihak kepolisian telah menyerahkan seluruh jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan tanpa proses autopsi menyeluruh atas permintaan keluarga. Selain memastikan data evakuasi, Kapolda juga memberikan santunan sebagai bentuk empati terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Berikut adalah rincian identitas dan asal para korban:
1. Desa Bangun Jaya, Cigudeg (6 Korban)
Wilayah ini menjadi penyumbang korban terbanyak. Kepala Desa Bangun Jaya, Haji Abdul Halim, mengonfirmasi enam warganya dari Kampung Cimapag Hilir tewas.
"Ya betul warga bangunjaya kp cimapag hilir ada 6 orang," ungkap Haji Abdul Halim.
Identitas korban yakni Firman, Beni Candra, Adun, Sony, Asri, dan Mubarok.
2. Desa Urug, Sukajaya (3 Korban)
Di wilayah ini, evakuasi berlangsung dramatis pada dini hari. Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, menjelaskan tim gabungan bekerja keras mengangkat jenazah dari lubang sempit.
"Ada tiga korban yang sudah kita evakuasi, yaitu pada hari minggu jam 01.00 (Minggu), kita melaksanakan evakuasi sampai dengan jam 04.00 dini hari (Senin)," jelas Kapolsek.
Identitas korban yakni Jaka (32), Edi (34), dan Isep Septiana (26). Kisah Isep cukup memilukan karena ia diketahui baru pertama kali mencoba menjadi gurandil demi biaya nikah.
Baca Juga: Update Tragedi Pongkor: Angka Korban Jiwa Melonjak Jadi 11 Orang, Ini Identitas Para Gurandil
3. Desa Malasari, Nanggung (2 Korban)
Dua korban lainnya dievakuasi secara mandiri oleh warga sebelum polisi tiba.
"Lima orang, yaitu tiga warga desa Sukajaya dan kemudian dua warga Malasari Kecamatan Nanggung," ucap AKP Ucup.
Identitas Korban: Karta dan Kari.
Berita Terkait
-
Update Tragedi Pongkor: Angka Korban Jiwa Melonjak Jadi 11 Orang, Ini Identitas Para Gurandil
-
4 Spot Semi Alam di Tanah Sareal Bogor yang Asri dan Instagramable
-
Kompensasi Tambang Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Cair Besok: Tiap Warga Terima Rp3 Juta
-
7 Fakta Mengejutkan Tambang Ilegal di Bogor: Dari Pasar Gelap Galena Hingga Dilema Urusan Perut
-
Operasi Ditutup Tanpa Hasil, Tim SAR Gagal Temukan Tanda Keberadaan 3 Penambang di Pongkor
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Secercah Cahaya di Lubang Tikus Pongkor, Janji Kapolda Jabar Bawa Pulang Gurandil yang Terjebak
-
3 Spot Wisata Alam Aesthetic di Bogor Selatan, Vibesnya Kayak di Ubud!
-
11 Nyawa Melayang di Lorong 'Tikus' Pongkor Bogor, Kapolda Jabar Duga Masih Banyak Korban Terjebak
-
11 Gurandil Tewas di Lubang Maut Pongkor: Berasal dari Sukajaya, Cigudeg dan Nanggung
-
Kapolda Jabar Sebut 11 Gurandil Tewas di Lubang Maut Pongkor, Ini Daftar Nama Korban