Komoditas yang Ditambang Bukan Hanya Emas Aktivitas tambang ilegal di wilayah Pongkor ternyata tidak hanya mengincar emas, tetapi juga mengincar Galena (mineral timbal sulfida). Galena menjadi primadona di pasar gelap karena memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bijih utama timbal dan perak.
Dilema Antara Penegakan Hukum dan Kebutuhan Ekonomi Pemerintah (Kementerian ESDM) menghadapi dilema karena tambang ilegal tersebut merupakan sumber mata pencaharian utama warga untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, pemerintah cenderung memilih pendekatan yang lebih humanis dan tidak mengedepankan pidana keras karena masalah ini sudah menjadi isu sosial yang mengakar.
Mendorong Kolaborasi dan Pembinaan oleh PT Antam Solusi yang ditawarkan adalah mendorong PT Antam Tbk sebagai pemegang izin resmi untuk menjadi "bapak asuh" bagi masyarakat sekitar. Tujuannya adalah merangkul para penambang liar melalui pembinaan agar mereka memiliki kesadaran akan keselamatan kerja (K3) dan tidak lagi beroperasi secara ilegal yang membahayakan nyawa.
SuaraBogor.id - Tragedi kecelakaan tambang yang menelan korban jiwa di kawasan Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali membuka kotak pandora mengenai aktivitas ekonomi bawah tanah di wilayah tersebut.
Isu ini memanas bukan hanya karena faktor keselamatan, tetapi juga kompleksitas sosial yang melingkupinya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya turun gunung dan buka-bukaan mengenai realita pahit di lapangan.
Ternyata, apa yang terjadi di Pongkor Nanggung dan Cirangsad Cigudeg lebih dari sekadar pencurian aset negara, melainkan sebuah fenomena bertahan hidup yang sulit diurai dengan kacamata hitam-putih hukum semata.
Berikut adalah 7 fakta krusial dan mengejutkan terkait tambang ilegal Pongkor yang dirangkum tim SuaraBogor dilansir dari Antara.
1. Ternyata Bukan Cuma Emas, Ada 'Harta Karun' Galena
Publik selama ini mengira para gurandil (penambang liar) hanya memburu emas. Fakta mengejutkan diungkap oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Jeffri Huwae. Ternyata, perut bumi Pongkor juga menyimpan Galena yang bernilai ekonomis tinggi.
“Aktivitas ilegal di daerah Pongkor itu ada. Ya ada tambang emas, ada juga yang ambil galena,” ujar Jeffri Huwae dilansir, Rabu (21/1/2026).
2. Galena: Primadona Pasar Gelap
Baca Juga: Operasi Ditutup Tanpa Hasil, Tim SAR Gagal Temukan Tanda Keberadaan 3 Penambang di Pongkor
Apa itu Galena? Bagi awam, nama ini mungkin asing. Galena adalah mineral timbal sulfida yang menjadi bijih utama timbal dan perak. Di pasar gelap, komoditas ini cukup menggiurkan karena permintaannya yang tinggi untuk industri.
Keberadaan mineral ini membuat aktivitas ilegal di Pongkor semakin sulit dibendung karena potensi "cuan" yang besar selain emas.
3. Dilema Klasik: Hukum vs Urusan Perut
Poin paling menyentuh adalah pengakuan pemerintah bahwa aktivitas ini adalah masalah perut. Jeffri menyoroti aspek humanis di balik pelanggaran hukum tersebut. Ribuan warga menggantungkan hidup keluarganya dari lubang-lubang maut itu.
“Rasa-rasanya, saya mau sampaikan bahwa memang itu hanya perlu ditertibkan saja, sebab itulah cara mereka untuk hidup,” kata Jeffri.
4. ESDM Tolak Pidana Keras
Tag
Berita Terkait
-
Operasi Ditutup Tanpa Hasil, Tim SAR Gagal Temukan Tanda Keberadaan 3 Penambang di Pongkor
-
Ketua DPRD Bogor Pastikan Utang Proyek 2025 Cair Sebelum Februari
-
3 Orang Gurandil Masih Terjebak di Lubang 'Maut' Gunung Pongkor Bogor
-
KPK Bakal Ikut 'Pelototi' Proyek Jalur Tambang hingga Jalan Rancabungur-Leuwiliang
-
3 Fakta Mencekam Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Sukaraja Bogor, Luka di Leher Jadi Bukti
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Kompensasi Tambang Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang Cair Besok: Tiap Warga Terima Rp3 Juta
-
7 Fakta Mengejutkan Tambang Ilegal di Bogor: Dari Pasar Gelap Galena Hingga Dilema Urusan Perut
-
Operasi Ditutup Tanpa Hasil, Tim SAR Gagal Temukan Tanda Keberadaan 3 Penambang di Pongkor
-
Ketua DPRD Bogor Pastikan Utang Proyek 2025 Cair Sebelum Februari
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 161, Bedah Tuntas Perbedaan Ekonomi Kelautan dan Maritim