- Mayat perempuan teridentifikasi DH ditemukan mengering di Depok pada Sabtu (7/3), terungkap sebagai korban pembunuhan.
- Polda Metro Jaya menangkap suami siri korban, ARH (44), di Bekasi pada Minggu (8/3) karena sakit hati.
- Pelaku ditangkap setelah mengusir korban; polisi kini menyelidiki hilangnya barang berharga korban pasca kejadian.
SuaraBogor.id - Publik Depok, Jawa Barat, sempat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi telah mengering pada Sabtu (7/3) lalu.
Kini, misteri di balik penemuan tragis tersebut mulai terkuak setelah Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) berhasil mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku.
Kasus ini kembali menyoroti kerentanan dalam hubungan rumah tangga dan dampak mengerikan dari tekanan ekonomi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa terduga pelaku pembunuhan tersebut diketahui berinisial ARH (44).
Sosok ARH bukanlah orang asing bagi korban ia merupakan suami siri dari perempuan malang tersebut.
Identifikasi cepat terhadap pelaku menjadi langkah krusial dalam mengungkap kejahatan yang mengguncang warga Depok.
Budi menyebutkan tersangka diketahui tidak memiliki pekerjaan kemudian merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban, kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan.
Ia menambahkan tersangka telah berhasil diamankan oleh Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (8/3), sekitar pukul 15.30 WIB, di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Saat ini kasus tersebut dalam proses penyidikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya," katanya.
Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
Sebelumnya beredar informasi di media sosial Instgram diketahui sesosok jasad seorang perempuan berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi mengering di bawah tumpukan baju dan papan setrika di rumahnya di Meruyung, Depok, pada Sabtu (7/3).
Di atas tubuh korban ditemukan taburan bubuk kopi yang diduga sengaja disebarkan untuk menyamarkan bau busuk, mengingat kondisi rumah yang sangat berantakan saat ditemukan.
Penemuan tersebut berawal saat anak korban berinisial LL, datang untuk membersihkan rumah tersebut. Korban sendiri diketahui terakhir kali terlihat oleh tetangga pada September 2025.
Diketahui LL sempat berkunjung pada Februari lalu namun tidak menaruh curiga karena mengira ibunya sedang berada di luar kota dan tidak mencium bau aneh dari dalam rumah.
Pihak Kepolisian Polsek Cinere kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut karena ponsel dan sepeda motor korban dilaporkan hilang.
Polisi juga mendalami keberadaan suami siri korban yang hingga kini tidak diketahui keberadaannya, setelah sebelumnya dikabarkan sempat terlibat perselisihan. [Antara].
Berita Terkait
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Kamis 26 Februari 2026
-
Misteri Bau Menyengat di Lantai Dua, Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Cilebut Kaum
-
Pasca OTT PN Depok, KPK Petakan Titik Rawan Korupsi di Lingkungan Peradilan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir