- Jenazah karyawan swasta berinisial ODP (44) ditemukan meninggal di kamar kontrakan lantai dua Cilebut Kaum, Bogor.
- Penemuan terjadi Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB setelah tetangga mencium bau menyengat dari dalam kamar.
- Evakuasi jenazah yang membengkak dan kaku membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran untuk menurunkan dari lantai dua.
SuaraBogor.id - Kampung Cilebut Kaum, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria di sebuah rumah kontrakan.
Aparat kepolisian Polsek Sukaraja, dibantu petugas pemadam kebakaran, harus melakukan evakuasi jenazah yang rumit setelah korban ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakan lantai dua.
Kapolsek Sukaraja Kompol Wagiman mengatakan jenazah ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga proses evakuasi memerlukan penanganan khusus.
Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh tetangga korban sekitar pukul 13.00 WIB, setelah mereka mencium bau menyengat dari dalam kamar.
“Setelah dilakukan pengecekan, pintu kamar ditemukan dalam keadaan terbuka dan korban sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang,” ujar Wagiman, kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Identitas korban diketahui berinisial ODP (44), seorang karyawan swasta" yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur, dan berstatus sebagai perantau.
Kondisi jenazah yang telah membiru dan kaku serta akses tangga yang sempit membuat evakuasi tidak memungkinkan dilakukan secara manual oleh petugas kepolisian.
“Karena lokasinya di lantai dua dan kondisi jenazah sudah membengkak, kami berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Bogor dan melibatkan petugas pemadam kebakaran untuk proses evakuasi,” kata Wagiman.
Petugas dari Damkar Kabupaten Bogor kemudian membantu menurunkan jenazah melalui tangga darurat agar evakuasi jenazah dapat berjalan aman dan lancar.
Baca Juga: Setahun Menjabat, Dedie-Jenal Rombak Besar-besaran 245 Pejabat Pemkot Bogor
Usai dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan luar atau visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.
“Kami juga sedang menghubungi pihak keluarga korban di Surabaya. Untuk sementara lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi,” kata Wagiman.
Berita Terkait
-
Setahun Menjabat, Dedie-Jenal Rombak Besar-besaran 245 Pejabat Pemkot Bogor
-
Liburan Seru di Citeureup Bogor, 3 Rekomendasi Destinasi Wisata Keluarga dan Gen Z
-
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Desak Jajaran Bijak di Era Digital Demi Kesejahteraan Masyarakat
-
Tragedi Pilu di Parungpanjang, Siswa SDN Cibunar 04 Meninggal Tertabrak Kereta Sepulang Sekolah
-
Nasi Bebek Kholil Bikin Nagih! Kuliner Wajib Cibinong, Enak dan Ramah di Kantong Anak Kos
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas