- Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, melantik 245 pejabat di lingkungan Pemkot Bogor pada Rabu (11/2/2026).
- Rotasi jabatan ini bertujuan menyehatkan organisasi serta memperkuat kinerja birokrasi menghadapi tantangan daerah.
- Pemerintah daerah harus memastikan kehadiran dirasakan warga, terutama lurah harus peka pada kebutuhan masyarakat.
SuaraBogor.id - Kota Bogor kembali bergejolak dengan gebrakan birokrasi jelang satu tahun masa kepemimpinan, Wali Kota Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin secara mengejutkan merombak dan melantik 245 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor pada Rabu (11/2/2026).
Acara pelantikan di Plaza Balai Kota Bogor, Jawa Barat, ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan momentum strategis yang sarat pesan dan visi mendalam.
Dedie A Rachim menjelaskan, rotasi dan promosi ini adalah bagian dari tour of duty untuk menyehatkan organisasi dan menguatkan komitmen memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Bogor.
Perombakan jabatan ini bukan tanpa tujuan besar. Dedie menegaskan, ini adalah momentum penguatan kinerja birokrasi untuk menjawab berbagai pekerjaan rumah pemerintah daerah yang menantang.
Wali Kota juga mengungkapkan sebuah pesan kuat dari pusat Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, memberikan tugas khusus kepada kepala daerah terkait pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan sebagai fondasi pembangunan kota.
“Lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan,” katanya.
Dedie menegaskan, kehadiran pemerintah harus dapat dirasakan masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil tanpa harus menunggu persoalan menjadi viral.
“Di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil. Jadi Bapak Ibu Lurah harus mengenal warganya, termasuk anak-anak difabel, warga dengan autisme, tunanetra, dan tunarungu,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Deni Hendana yang sebelumnya menjabat Kepala Bapenda Bogor dan kini sebagai staf ahli.
Baca Juga: Magis Ayah dan Anak: Indra Lesmana dan Eva Celia Pukau Panggung Jazz Hujan Bogor
Kepada pejabat Bapenda yang baru, Abdul Wahid, Dedie berharap dapat segera melakukan langkah perbaikan dan peningkatan kinerja pendapatan daerah sebagai "modal utama percepatan pembangunan.
“Dalam mengakselerasi pembangunan diperlukan sumber daya manusia yang andal serta lingkungan kerja yang memadai. Saya berharap peningkatan pendapatan dapat terus dilakukan untuk mendukung visi dan misi pembangunan Kota Bogor,” kata Dedie.[Antara].
Berita Terkait
-
Magis Ayah dan Anak: Indra Lesmana dan Eva Celia Pukau Panggung Jazz Hujan Bogor
-
Indra Lesmana Berharap Jazz Hujan Jadi Ikon Baru Kebanggaan Masyarakat Bogor
-
Wajah Baru Transportasi Bogor: Angkot Tua Bakal Dihapus, Skema Ganti Kendaraan Diperketat
-
Puncak Bhakti Lintas Agama di Bogor: Bukti Nyata Toleransi Bukan Sekadar Wacana
-
TPA Galuga Disulap Jadi Pabrik Energi Listrik: Solusi Jangka Panjang Bogor Raya Dimulai
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong