- Jasad DH (56) ditemukan mengering di Meruyung, Depok, pada Sabtu (7/3) setelah terakhir terlihat September 2025.
- Taburan bubuk kopi ditemukan di atas tubuh korban, diduga untuk menyamarkan bau busuk selama penemuan.
- Suami siri korban, ARH (44), ditangkap di Bekasi dengan motif sakit hati dan persoalan ekonomi.
SuaraBogor.id - Penemuan sesosok mayat dalam kondisi mengering di sebuah rumah di Meruyung, Depok, pada Sabtu (7/3) lalu, sempat memicu kehebohan dan tanda tanya besar di kalangan publik.
Kini, setelah penyelidikan intensif oleh Polda Metro Jaya, tabir misteri di balik kasus pembunuhan tragis tersebut mulai tersingkap.
Berikut adalah 7 Fakta Kunci yang berhasil dihimpun dari kasus pembunuhan mayat mengering di Depok:
1. Penemuan Jasad dalam Kondisi Tak Lazim
Jasad seorang perempuan berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi mengering di bawah tumpukan baju dan papan setrika di rumahnya di Meruyung, Depok. Kondisi ini mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan, menyulitkan identifikasi awal.
2. Taburan Bubuk Kopi di Atas Tubuh Korban
Di atas tubuh DH, ditemukan taburan bubuk kopi. Diduga, bubuk kopi tersebut sengaja disebarkan untuk menyamarkan bau busuk dari jasad, mengingat kondisi rumah yang sangat berantakan saat ditemukan. Ini menunjukkan upaya pelaku untuk menghilangkan jejak dan menutupi perbuatannya.
3. Korban Terakhir Terlihat Sejak September 2025
Menurut keterangan tetangga, korban DH terakhir kali terlihat pada September 2025. Artinya, DH diduga telah meninggal dunia dan tersembunyi di dalam rumahnya selama berbulan-bulan, tanpa disadari oleh lingkungan sekitar.
Baca Juga: Hilang Sejak September 2025, Wanita di Depok Ternyata Dibunuh Suami Siri Karena Masalah Ekonomi
4. Penemuan Berawal dari Kunjungan Anak Korban
Jasad DH ditemukan oleh anak korban, LL, yang datang untuk membersihkan rumah pada Sabtu (7/3). LL sempat berkunjung pada Februari lalu namun tidak menaruh curiga karena mengira ibunya sedang berada di luar kota dan tidak mencium bau aneh dari dalam rumah.
5. Suami Siri Jadi Terduga Pelaku Utama (ARH, 44)
Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku pembunuhan berinisial ARH (44). ARH bukanlah orang asing; ia merupakan suami siri dari korban DH. Identifikasi cepat terhadap ARH menjadi kunci dalam mengungkap kasus ini.
6. Motif Pembunuhan: Sakit Hati dan Persoalan Ekonomi
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, motif sementara pembunuhan ini diduga dilatarbelakangi oleh persoalan ekonomi. Tersangka ARH diketahui tidak memiliki pekerjaan dan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban. Kombinasi tekanan ekonomi dan perasaan sakit hati diduga memicu tindakan fatal tersebut.
Berita Terkait
-
Hilang Sejak September 2025, Wanita di Depok Ternyata Dibunuh Suami Siri Karena Masalah Ekonomi
-
5 Poin Penting Kronologi Pasutri di Cisarua Bogor Dibunuh Karyawan Sendiri Karena Sakit Hati
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Kamis 26 Februari 2026
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
BRI Bagikan Total Dividen Rp52,1 Triliun, Termasuk Interim Rp137 per Saham
-
Sentil UI dan IPB, Peneliti TII Tegaskan Candaan Seksis di Grup Chat Bisa Dipidana
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Siap Wujudkan Swasembada & Kemandirian Daerah
-
Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga