Andi Ahmad S
Selasa, 17 Februari 2026 | 19:03 WIB
Tata Cara Mandi Wajib di Bulan Puasa (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Mandi sunah dianjurkan sebelum Ramadan 2026 untuk menyucikan diri lahir dan batin menyambut bulan suci.
  • Mandi wajib secara syariat diperlukan saat hadas besar seperti setelah haid atau berhubungan suami istri sebelum fajar.
  • Tata cara mandi meliputi membaca niat, membasuh tangan, membersihkan kemaluan, berwudu, lalu menyiram kepala dan tubuh.

SuaraBogor.id - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026 sudah di depan mata. Selain mempersiapkan mental dan niat puasa, ada satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadan, yaitu mandi wajib atau mandi besar.

Meskipun tidak menjadi syarat sah puasa itu sendiri kecuali jika seseorang dalam keadaan hadas besar seperti junub, melakukan mandi sunah sebelum Ramadan diyakini dapat membantu menyucikan diri lahir dan batin, sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih suci dan khusyuk.

Melansir dari berbagai sumber, yang ingin menyambut Ramadan dengan persiapan maksimal, memahami hukum mandi wajib, niat dan bacaannya, serta tata cara yang benar adalah hal yang sangat penting.

Secara syariat, mandi wajib atau mandi junub diwajibkan ketika seseorang berada dalam keadaan hadas besar seperti setelah berhubungan suami istri, haid, atau nifas.

Jika seseorang dalam keadaan hadas besar, wajib baginya untuk mandi sebelum terbit fajar agar puasa di hari itu sah. Namun, puasa tetap sah walaupun baru mandi wajib setelah subuh, asalkan niat puasa sudah dilakukan sebelum imsak.

Adapun mandi khusus untuk menyambut Ramadan itu sendiri hukumnya adalah sunah. Banyak ulama yang menganjurkan untuk mandi sunah di malam pertama Ramadan sebagai bentuk persiapan, penghormatan, dan penyucian diri lahir batin untuk menyambut bulan suci.

Bacaan Doa Niat Mandi Wajib (Mandi Besar) Sebelum Ramadan

Niat mandi wajib diucapkan dalam hati saat air pertama kali disiramkan ke tubuh. Berikut adalah bacaan doa niat mandi wajib yang bisa Anda lafalkan:

Bacaan Latin:

Baca Juga: Dominasi Plat B, Wisatawan Padati Puncak - Cipanas Jelang Datangnya Bulan Puasa

"Nawaitul ghusla li ad’i fardhil Ramadhni sunnatan lillhi ta‘l."

Artinya:

"Saya niat mandi untuk menunaikan fardhu Ramadan sunah karena Allah Ta‘ala."

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar Sesuai Sunah

Setelah berniat, berikut adalah tata cara mandi wajib yang sesuai syariat agar bersih sempurna:

1. Membaca Basmalah: Mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim sebelum memulai.

2. Mencuci Kedua Telapak Tangan: Cuci hingga bersih tiga kali.

3. Membersihkan Kemaluan dan Sekitarnya: Dengan tangan kiri, bersihkan kemaluan dan area sekitarnya dari kotoran.

4. Mencuci Tangan Kiri: Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan kiri hingga bersih.

5. Berwudu Sempurna: Lakukan wudu seperti wudu untuk salat.

6. Menyiram Kepala: Siram kepala sebanyak tiga kali hingga membasahi pangkal rambut dan kulit kepala, sambil menggosok-gosok kepala.

7. Menyiram Seluruh Tubuh: Mulai dari sisi kanan tubuh, kemudian sisi kiri, memastikan seluruh anggota tubuh, termasuk sela-sela jari, lipatan kulit, dan area yang sulit terjangkau, terkena air dan digosok hingga bersih.

Load More