- SDN Karadenan, Bogor, mengalami pencurian pada Senin (16/2) dini hari, kehilangan 24 komputer dan puluhan perangkat digital lainnya.
- Polres Bogor sedang menyelidiki kasus ini dan menduga pelaku merusak gembok menggunakan bahan kimia untuk masuk ruangan.
- Kerugian meliputi komputer, tablet, *sound system*, proyektor, kamera, *smart TV*, hingga peralatan dapur sekolah.
SuaraBogor.id - Keamanan sekolah kembali menjadi perhatian serius setelah SDN Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi korban pencurian dengan pemberatan.
Sebanyak 24 unit komputer dan puluhan perangkat digital lainnya raib digondol maling. Insiden yang dilaporkan terjadi pada Senin (16/2) sekitar pukul 04.30 WIB ini menunjukkan ancaman kriminalitas terhadap fasilitas pendidikan.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama jajaran Polsek Cibinong dan tim Inafis.
"Benar telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di SDN Karadenan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku," kata Anggi.
Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/419/II/2026/SPKT/POLRES BOGOR/POLDA JABAR tertanggal 16 Februari 2026, pelaku yang masih dalam penyelidikan diduga melakukan aksinya dengan cara merusak gembok gerbang dan pintu ruangan menggunakan alat bantu.
"Diduga pelaku merusak gembok menggunakan bahan kimia karena ditemukan serpihan isi gembok di beberapa titik gerbang dan pintu ruangan," ujarnya.
Pencurian di SDN Karadenan ini menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi fasilitas pendidikan. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku berhasil membawa sejumlah barang berharga.
24 unit komputer HP All In One dan 60 unit tablet. Kerugian ini sangat memukul, mengingat pentingnya perangkat digital untuk pembelajaran di era digital.
Satu unit sound system, satu unit in focus, satu unit kamera merek Canon, serta satu unit pengeras suara.
Baca Juga: Dominasi Plat B, Wisatawan Padati Puncak - Cipanas Jelang Datangnya Bulan Puasa
"Ruang Guru Satu unit in focus dan satu unit smart TV turut hilang. Ruang Dapur Satu tabung gas tiga kilogram dan satu magicom juga dibawa pelaku," jelasnya.
Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di ruang kepala sekolah dan laboratorium komputer.
Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa orang menggunakan penutup wajah. Namun, waktu dan tanggal pada sistem CCTV tidak ter setting secara real time sehingga masih didalami lebih lanjut. [Antara].
Berita Terkait
-
Dominasi Plat B, Wisatawan Padati Puncak - Cipanas Jelang Datangnya Bulan Puasa
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Mantan Kades di Caringin Ditusuk Tetangga, Pelaku Diduga Rencanakan Pembunuhan
-
Ternyata Klapanunggal Bogor Punya Destinasi Healing & Spot Asyik untuk Keluarga
-
Daftar Lengkap 24 Pejabat Baru Kabupaten Bogor yang Dilantik
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Mengapa Ikan Sapu-Sapu Harus Dimusnahkan? Ini Penjelasan Bupati Bogor Saat Bersihkan Situ Citatah
-
Harkitnas ke-118, Bupati Bogor Ajak Warga Warisi Semangat Juang Lewat Medsos Positif
-
Puskesmas Cisarua Disorot, Bupati Rudy Susmanto Janji Evaluasi Menyeluruh
-
5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor
-
Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman