Andi Ahmad S
Minggu, 22 Maret 2026 | 20:51 WIB
Ilustrasi hanyut di Bogor Jawa Barat. [Shutterstock]
Baca 10 detik
  • Remaja 16 tahun bernama Muhamad Arya Saputra meninggal dunia setelah hanyut saat mandi di Sungai Cileungsi, Bogor, Minggu (22/3/2026).
  • Laporan diterima pukul 09.00 WIB; korban terbawa arus kuat saat mandi bersama keluarga di lokasi kejadian.
  • Tim SAR gabungan menemukan korban pada pukul 16.50 WIB setelah melakukan pencarian intensif selama sekitar lima jam.

SuaraBogor.id - Sebuah insiden memilukan terjadi di Sungai Cileungsi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (22/3/2026).

Seorang remaja berusia 16 tahun, Muhamad Arya Saputra, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut dan dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan selama sekitar lima jam.

Korban, Muhamad Arya Saputra (16), diketahui merupakan warga Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong. Ia dilaporkan hanyut saat sedang mandi di sungai tersebut bersama keluarganya. Momen kebersamaan yang seharusnya menyenangkan, berubah menjadi duka mendalam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan kronologi singkat kejadian tragis ini.

"Laporan kejadian diterima pada pukul 09.00 WIB dari warga setempat, kemudian tim langsung bergerak ke lokasi," kata Yudi Santosa.

Menurut Yudi, korban hanyut terbawa arus yang kuat saat sedang mandi di Sungai Cileungsi.

"Korban hanyut di Sungai Cileungsi saat mandi bersama keluarga, kemudian terbawa arus ke tengah sungai,” ujarnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor berangkat dari markas komando utama pada pukul 09.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Operasi pencarian dimulai pukul 12.00 WIB dengan metode penyisiran darat dan upaya evakuasi di sepanjang aliran sungai.

Dalam proses pencarian, petugas melakukan koordinasi dengan aparat setempat serta melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, perangkat desa, relawan SAR, dan masyarakat.

Baca Juga: H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat

Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut. Tim juga menyiapkan peralatan pendukung seperti alat water rescue dan perlengkapan penyelaman.

Setelah dilakukan pencarian selama sekitar lima jam, korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 16.50 WIB.

“Korban sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan dan langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Ciriung,” kata Yudi. [Antara].

Load More