- Pemerintah Kota Bogor sedang mengkaji penerapan sistem pembelajaran daring sebagai langkah modernisasi pendidikan di wilayah tersebut.
- Wali Kota Bogor menegaskan keputusan akhir akan diumumkan setelah kajian komprehensif mengenai berbagai aspek selesai dilakukan.
- Kebijakan ini berpotensi menerapkan sistem pembelajaran hybrid, menggabungkan daring untuk teori dan tatap muka untuk praktik langsung.
SuaraBogor.id - Dunia pendidikan di Kota Bogor berpotensi menghadapi perubahan signifikan. Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah menggodok wacana penerapan sistem pembelajaran daring atau belajar online di sekolah-sekolah.
Kebijakan ini, yang bisa menjadi langkah maju dalam modernisasi pendidikan, masih dalam tahap kajian mendalam dan belum ditetapkan secara resmi.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pembahasan intensif terkait skema pelaksanaan kebijakan tersebut.
Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan yang akan berdampak luas pada seluruh ekosistem pendidikan di Kota Bogor.
Dedie A. Rachim memastikan, keputusan final mengenai penerapan sistem pembelajaran daring ini akan diumumkan kepada publik setelah seluruh proses kajian selesai.
"Sedang dimatangkan. Segera diumumkan bila sudah clear,” kata Dedie, kepada wartawan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bogor tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Berbagai aspek tengah dipertimbangkan, termasuk kesiapan infrastruktur, efektivitas pembelajaran, hingga dampaknya terhadap siswa dan tenaga pengajar.
“Kami sedang menunggu arahan lebih lanjut juga untuk pelaksanaannya,” tambahnya.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Nekat Langgar Jalur di Pasar Bogor, Pengemudi Sayur Bakal Ditilang
Berdasarkan informasi yang beredar, wacana pembelajaran daring ini merupakan bagian dari kebijakan yang diinisiasi pemerintah pusat.
Salah satu tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi di berbagai sektor, termasuk pendidikan.
Dalam konsep yang tengah dibahas, tidak semua mata pelajaran akan dialihkan ke sistem online. Pemerintah berencana menerapkan pendekatan hybrid atau kombinasi antara daring dan tatap muka.
Mata pelajaran yang bersifat teori dan dinilai efektif disampaikan secara jarak jauh akan dilakukan secara online.
Sementara itu, kegiatan yang membutuhkan praktik langsung, seperti praktikum di laboratorium, tetap dilaksanakan secara tatap muka di sekolah.
Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan pemberian subsidi kuota internet bagi siswa sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembelajaran daring.
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! Nekat Langgar Jalur di Pasar Bogor, Pengemudi Sayur Bakal Ditilang
-
Lebaran di Bogor, Kaka Slank Terciduk Joging Santai di Jalur SSA
-
Aksi Heroik PNS Bogor Berujung Duka, Tewas Tenggelam Demi Selamatkan Anak di Pantai Cikalong
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat