- Kebakaran hebat terjadi di pabrik plastik Gunungputri, Bogor, Jawa Barat pada Minggu, 29 Maret 2029, pukul 15.30 WIB.
- Damkar Bogor mengerahkan sepuluh unit mobil pemadam dan lima puluh personel selama tujuh jam untuk mengendalikan api.
- Dampak penting insiden ini adalah tidak ditemukannya korban jiwa, meskipun api baru sepenuhnya padam pukul 22.10 WIB.
SuaraBogor.id - Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik plastik di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu 29 Maret 2029.
Insiden ini memicu respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor yang harus berjibaku selama sekitar tujuh jam untuk mengendalikan si jago merah.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, dan hingga pukul 22.10 WIB, petugas telah berhasil memasuki tahap pendinginan setelah api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Hal ini disebabkan oleh besarnya skala kebakaran serta karakteristik material plastik yang sangat mudah terbakar dan menghasilkan asap pekat.
"Alhamdulillah kondisi terakhir pukul 22.10 WIB sudah proses pendinginan. Kegiatan pemadaman bisa diselesaikan dalam waktu tujuh jam, tidak menelan korban dan anggota semuanya sehat,” ujar Yudi, dilansir dari Antara, Senin (30/3/2026).
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan sebanyak 10 unit mobil pemadam, satu unit SCBA mobile, dua unit rescue, serta sejumlah ambulans dari relawan.
SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus) merupakan alat pelindung pernapasan mandiri yang menyediakan pasokan udara bersih dari tabung kepada petugas, sehingga memungkinkan mereka tetap bekerja di lingkungan dengan asap tebal dan berbahaya.
Baca Juga: 12 Rumah di Kampung Pasekon Cianjur Hangus Terbakar, 18 KK Kehilangan Tempat Tinggal
Selain itu, sekitar 50 personel Damkar diterjunkan ke lokasi, dibantu relawan, TNI, serta aparat kepolisian dan Brimob untuk mempercepat proses pemadaman dan pengamanan di area kejadian.
Yudi menambahkan, petugas memprioritaskan pemadaman api agar tidak meluas ke area sekitar, mengingat lokasi pabrik yang berpotensi menimbulkan risiko lebih besar.
Menurut dia, proses investigasi terkait penyebab kebakaran akan dilakukan setelah seluruh tahapan pemadaman dan pendinginan benar-benar selesai.
“Fokus pemadaman dulu, berikutnya baru investigasi penyebab,” katanya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan telah terkendali, dengan petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Berita Terkait
-
12 Rumah di Kampung Pasekon Cianjur Hangus Terbakar, 18 KK Kehilangan Tempat Tinggal
-
6 Fakta Kunci Kotoran Manusia di Rak Buku yang Bikin Karyawan Panik dan Ungkap Terduga Pelaku
-
ASN Bogor Dilarang Bawa Mobil Hari Rabu, Wajib Transportasi Umum atau Jalan Kaki
-
Geger di Toko Besar Cibinong, Bau Tak Sedap Berujung Temuan Kotoran Manusia di Lorong Buku
-
Proyek Hotel Asrama Haji Bogor Rp142 Miliar Resmi Ditunda, Ini Alasannya!
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum