- Pemkab Bogor terbitkan WFH Jumat bagi ASN mulai pasca Idul Fitri 1447 H berdasarkan SE Nomor 000.8.3/578-ORG.
- Kebijakan ini bertujuan menjaga produktivitas sambil efisiensi energi, didukung aturan suhu AC minimal 24 derajat Celsius.
- Pemkab Bogor juga ubah pola mobilitas harian ASN untuk menekan konsumsi bahan bakar dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
SuaraBogor.id - Dalam langkah adaptif menghadapi dampak krisis global, khususnya di sektor energi, Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menerbitkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya.
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 000.8.3/578-ORG tertanggal 27 Maret 2026 dan akan mulai diberlakukan setelah libur serta cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi adaptif untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan efisiensi energi di lingkungan pemerintahan daerah.
“Kami ingin memastikan kinerja ASN tetap optimal, namun juga mampu berkontribusi dalam penghematan energi secara nyata,” ujar Rudy Susmanto, dilansir dari metroBogor -jaringan Suara.com, Sabtu (28/3/2026).
Selain penerapan WFH setiap hari Jumat, Pemkab Bogor juga menerapkan kebijakan efisiensi energi yang lebih luas di lingkungan perkantoran. Aturan ini mencakup:
- Pengaturan Suhu AC: Minimal 24 derajat Celcius.
- Penggunaan Peralatan Listrik Hemat Energi: Serta mematikan lampu yang tidak digunakan.
- Optimalisasi Cahaya Matahari: Melalui penataan ruang kerja.
- Penghematan Penggunaan Air dan Alat Tulis Kantor (ATK).
Yang tak kalah penting, Pemkab Bogor juga mendorong perubahan pola mobilitas ASN agar lebih ramah lingkungan dan menekan konsumsi bahan bakar:
- Senin, Selasa, Kamis: ASN dianjurkan menggunakan kendaraan dinas secara bersama atau kendaraan kolektif.
- Rabu: ASN diminta menggunakan transportasi publik, tidak menggunakan mobil pribadi atau dinas, dan dianjurkan menggunakan sepeda motor, sepeda, atau bahkan jalan kaki.
- Jumat: WFH.
"Kami ingin membangun budaya hemat energi di lingkungan ASN, mulai dari hal sederhana seperti pengaturan penggunaan listrik hingga perubahan pola transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan," ungkap Rudy Susmanto.
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan optimal, ASN tetap diwajibkan melakukan absensi dan pelaporan kinerja melalui aplikasi SiCantik. Mereka juga harus siap hadir ke kantor jika ada tugas mendesak atau kepentingan pelayanan publik yang tidak dapat ditunda.
"Kami ingin kebijakan ini menjadi bagian dari gerakan bersama, tidak hanya untuk efisiensi, tetapi juga sebagai kontribusi daerah dalam menghadapi tantangan global dan menjaga keberlanjutan lingkungan," tandas Rudy Susmanto.
Baca Juga: Catat! ASN Bogor WFH Setiap Jumat
Berita Terkait
-
Catat! ASN Bogor WFH Setiap Jumat
-
WFH ASN Bogor Segera Berlaku, Pemkab Pastikan Sektor Pelayanan Publik Tetap Jalan
-
Aksi Heroik PNS Bogor Berujung Duka, Tewas Tenggelam Demi Selamatkan Anak di Pantai Cikalong
-
Sentuhan Hangat Bupati Bogor: Undang Anak Yatim dan Berdayakan PKL di Lebaran Akbar Pakansari
-
Pantau Posko Mudik 2026, Bupati Bogor Puji Pengorbanan Petugas yang Tak Pulang Kampung
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
ASN Bogor Dilarang Bawa Mobil Hari Rabu, Wajib Transportasi Umum atau Jalan Kaki
-
Geger di Toko Besar Cibinong, Bau Tak Sedap Berujung Temuan Kotoran Manusia di Lorong Buku
-
Proyek Hotel Asrama Haji Bogor Rp142 Miliar Resmi Ditunda, Ini Alasannya!
-
Sinergi BRI dan GoPay Dorong Ekosistem Pembayaran Digital Nasional
-
Akhirnya! 7 Titik Biang Macet Puncak Bogor Mulai Dieksekusi, Simak Lokasinya